Desa Wisata Pulesari Sleman Yogyakarta

Desa Wisata Pulesari Sleman Yogyakarta

Apa yang menjadi ciri khas dari sebuah desa? Itulah gambaran bagaimana keberhasilan dalam mengelola potensi yang ada. Seperti yang berhasil dilakukan oleh warga Desa Wisata Pulesari Sleman Yogyakarta, dengan mengangkat potensi desa menjadi destinasi wisata. Seperti apa cerita keberhasilan Warga Desa Pulesari ini? Mari kita telusuri.

Yogyakarta seolah tidak pernah kehabisan destinasi wisata. Kita tahu bahwa kota ini selain sebagai kota pendidikan, kota budaya, dan juga sebagai salah satu dari tujuan utama wisata. Sehingga tidak heran, jika ide kreatif dalam menghadirkan berbagai kegiatan wisata menjadi salah satu hal yang wajib. Tidak hanya oleh pemerintah atau lembaga terkait, namun  ide kreatif bisa muncul dari gagasan siapa saja. Termasuk warga desa.

Pada pembahasan sebelumnya aku sudah banyak mereview tentang desa wisata, bahkan secara khusus memberikan rekomendasi desa wisata Sleman yang bisa sahabat baca melalui artikel berikut: Rekomendasi Desa Wisata Sleman Yogyakarta

Nah, dalam rekomendasi yang telah saya buat sebelumnya, corak desa wisata yang ada di Sleman memang kurang lebih sama, yaitu alam, budaya, dan edukasi. Namun tentu saja setiap desa wisata memiliki keunikan masing-masing, walau konsep yang mereka bawa kurang lebih sama.

Nah, kali ini kita akan meninjau salah satu dari sekian banyak desa wisata Sleman yang mengusung konsep wisata alam, wisata budaya dan edukasi wisata, yaitu Desa Wisata Pulesari.

Sejarah Desa Wisata Pulesari

Desa Wisata Pulesari adalah desa wisata yang berdiri secara mandiri dengan prinsip dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat. Semangat gotong royong menjadi cikal bakal dalam pendirian Desa Wisata Pulesari.

Semangat membangun desa ini mengingat Desa Pulesari memiliki berbagai potensi yang sangat sayang jika tidak mendapat perhatian. Maka warga desa memiliki komitmen bersama untuk mengembangkan potensi yang ada, salah satu potensinya adalah salak.

Warga Desa mulai mencanangkan konsep pariwisata pada tanggal 26 Mei 2012 dan kemudian Desa Wisata memulai kegiatan wisata secara resmi pada tanggal 09 November 2012, yang mana secara langsung dibuka oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Melalui Desa Wisata Pulesari kita bisa belajar bahwa partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa sanggatlah penting. Keterlibatan masyarakat ini menjadi kunci sukses dalam menjalankan berbagai kegiatan pembangunan, seperti halnya menjalankan desa wisata.

Masyarakat yang kreatif, memiliki kemauan untuk berbuat, untuk membangun desa mereka, tentu menjadi salah satu modal penting dalam pembangunan  desa. Tanpa adanya kesadaran masyarakat, akan sulit sebuah desa menginisiasi berbagai kegiatan pembangunan.

Aktivitas Desa Wisata Pulesari

Apa saja yang bisa pengujung dapatkan ketika mengunjungi Desa Wisata Pulesari? Berbagai kegiatan wisata dapat kamu lakukan ketika berkunjung ke Desa Wisata Pulesari, mulai dari wisata agro sampai pada wisata edukasi. Berikut adalah beberapa aktivitas yang bisa kamu nikmati:

1. Agrowisata Buah Salak

Agrowisata Buah Salak

Apakah kamu suka salak? Sudah tahu seperti apa buah salak kan? Dan semoga kamu bisa mengupas kulit salak. Nah, kamu bisa banget merasakan bagaimana perkebunan buah Salak yang ada di Desa Wisata Pulesari.

Perkebunan atau Agrowisata Buah Salah Pulesari ini menjadi fondasi dari pendirian Desa Wisata Pulesari. Perkebunan salak menjadi salah satu komoditas pertanian yang memang sudah ada sejak dulu, mayoritas warga memiliki atau berprofesi sebagai petani salak.

Nah, berangkat dari kepemilikan kebun salah oleh warga tersebut, maka muncullah ide mendirikan Desa Wisata Pulesari dengan salah satu objek wisatanya adalah agrowisata buah salak.

Kamu dapat memetik buah salah sendiri, memakan secara langsung dari kebun sepuasnya. Akan tetapi jika kamu ingin membawa pulang atau keluar dari kebun salak, kamu harus membayar ya.

Salah satu harapan dari kegiatan wisata kebun salak Desa Wisata Pulesari adalah pengunjung bisa mengetahui tentang budidaya salah pondoh dari cara menanam, merawat kebun, memanen buah salah, sampai menjual dan mengolah buah salak.

Berbagai kuliner khas Desa Wisata Pulesari terbuat dari buah salak, nah kamu bisa banget menikmati berbagai kuliner olahan dari buah salak. Jangan lupa sebagai oleh-oleh juga ya, sebagai bukti kamu sudah berkunjung ke desa wisata salak ini.

2. Objek Wisata Goa Bersejarah

Objek Wisata Goa Bersejarah

Apa yang kamu pikirkan ketika mendengar kata Goa? Apakah sesuatu yang dalam dan gelap? Apa lagi jika ada kata ‘sejarah’ apa yang kamu bayangkan? Tentu sebuah tempat yang memiliki catatan mengenai masa lalu kan? Nah, Desa Wisata Pulesari memiliki objek wisata Goa Bersejarah yang patut kamu kunjungi.

Goa Bersejarah Desa Wisata Pulesari berdasarkan cerita tutur yang berkembang di tengah masyarakat adalah gua persembunyian, konon pada zaman dahulu gua tersebut digunakan untuk bersembunyi dari kekejaman penjajah.

Tidak hanya satu Goa, namun terdapat 6 Goa Bersejarah Desa Pulesari yaitu; Goa Dampar, Goa Canguk, Goa Leri, Goa Wayang, Goa Ular dan Goa Maling. Nah masing-masing goa ini juga memilik ceritanya sendiri-sendiri loh. Wisata sejarah memang selalu menarik.

Goa Wayang, dalam cerita tutur masyarakat penamaan Goa Wayang ini karena ketika masyarakat zaman dahulu bersembunyi dalam goa tersebut, ketika malam tiba goa akan mengalunkan nada-nada atau suara gamelan. Bagi sahabat yang pernah menyaksikan pagelaran wayang kulit, nah suara gamelan yang muncul sama dengan suara gamelan wayang kulit. Maka diberi nama Goa Wayang.

Goa Dampar, adalah salah satu goa yang memiliki keunikan tersendiri. Ketika kita mengunjungi goa ini kita akan mendapati sebuah batu yang berbentuk kursi. Nah, dalam bahasa lokal warga Desa Wisata Pulesari disebut dampar.

Konon, kursi dampar ini dahulunya sebagai tempat duduk dari penjaga goa tersebut. Atau bisa dikatakan bahwa Goa Dampar adalah goa lapis pertama, yang mana ada penjaga yang siap menghalau atau mengalihkan perhatian musuh.

Goa Canguk, adalah goa yang berfungsi untuk mengintai musuh. Dalam cerita tutur yang berkembang, goa ini menjadi goa untuk bertapa Putra Mbah To Karyo. Nah, sedangkan Goa Grenjeng adalah goa yang menjadi tempat dari warga Pulesari mengungsi ketika penjajah datang.

3. Kegiatan Wisata Menelusuri Sungai

Kegiatan Wisata Menelusuri Sungai

Desa Wisata Pulesari memiliki alam pedesaan yang masih terjaga, salah satunya yaitu keberadaan lebih dari 26 mata air yang menjadi sumber air dari Sungai Krasak, Sungai Besog dan juga beberapa aliran irigasi untuk sawah.

Jika kamu melihat dari atas menggunakan foto atau video udara kamu akan melihat bagaimana aliran sungai yang ada akan mengukir area sekitar desa. Sehingga terlihat begitu indah dan asri.

Nah, aliran sungai tersebut bisa kamu telusuri. Kamu akan menelusuri berbagai aliran sungai yang sangat menarik. Selain itu kamu akan menikmati pemandangan alam pedesaan yang begitu asri dan alami. Kamu akan secara langsung terlibat dalam kegiatan alam. Jadi tidak sekedar melihat pemandangan tapi kamu ada dalam pemandangan tersebut.

Kegiatan menyelusuri sungai ini memang menjadi salah satu kegiatan yang sangat diminati pengujung. Terutama ketika mereka berkunjung dengan kelompok. Karena bisa untuk kegiatan luar ruangan yang menambah kekompakan.

Kegiatan wisata menyelusuri sungai ini sudah sangat mendukung, karena pengelola Wisata Pulesari sudah menyediakan berbagai wahana. Seperti titian bambu, jembatan goyang, spiderman web, tangkap air, hingga air terjun. Wahana ini tentu akan menjadikan kegiatan bersama semakin seru.

Kamu yang sendirian pun tidak boleh kalah seru ya! Nah kamu bisa banget menelusuri Desa Wisata Pulesari ini, merakan gemercik air yang mengalir dengan deras dan jernih. Kamu juga bisa melihat pemandangan Gunung Merapi, yang begitu dekat dari Desa Wisata Pulesari.

4. Wisata Seni dan Budaya Desa Pulesari

Wisata Seni dan Budaya Desa Pulesari

Pernah mendengar Tari Kobro? Atau pernah melihatnya? Tari Kobro merupakan tari lokal Desa Wisata Pulesari. Dalam tari ini terdapat enam babak yang dipentaskan secara berurutan yaitu sebagai berikut:

Pada babak pertama akan muncul Rodat Kecil, terdiri dari beberapa penari anak, kemudian setelah Rodat Kecil selesai selanjutnya adalah Rodat Remaja, yang mana penarinya adalah pemuda usia remaja putra. Kemudian pertunjukan Roat Putri yang terdiri dari para penari putri.

Setelah itu akan berlangsung Rodat Pasangan, yaitu penari yang saling berpasangan antara penari laki-laki dan penari perempuan. Setelah selesai Rodat Pasangan, akan berlangsung Rodat Besar yang mana para penarinya sebagian besar adalah bapak-bapak atau penari senior.

Pertunjukan Tari Kobro akan ditutup dengan Babak Setrat. Dalam babak ini tarian bebas, bisa tarian badui, campur sari, tari piring dan berbagai tari tradisional lainnya.

Nah, selain kegiatan wisata seni tari ada juga kegiatan seni budaya lokal yaitu ritual Pager Bumi. Kegiatan upacara Adat Desa Wisata Pulesari yang mana menjadi salah satu kegiatan rutin tahunan, pelaksanaan pada bulan Sapar setiap tahunnya.

Jadi ketika kamu ingin merasakan berbagai pagelaran wisata seni dan budaya Desa Wisata Pulesari, sebaiknya kamu berkunjung dengan menyesuaikan kegiatan atau acara adat yang ada.

5. Kegiatan Wisata Outbound

Kegiatan Wisata Outbound Pulesari

Salah satu kegiatan wisata desa yang menjadi daya tarik adalah outbond. Terutama bagi pengunjung yang ingin berwisata dengan kelompok, baik untuk tujuan studi, atau kegiatan komunitas. Maka, mereka membutuhkan layanan outbond.

Berbagai kegiatan outbond dalam bentuk permainan yang menghibur dan memberi manfaat, telah disediakan oleh pengelola Desa Wisata Pulesari. Pengujung dapat memanfaatkan dengan baik sesuai kebutuhan.

Berbagai wahana untuk kegiatan outbound yang ada di Desa Wisata Pulesari antara lain:

  1. Merangkak Ban Di atas Air
  2. Gubuk Hujan
  3. Lompat Ban Di atas Air
  4. Jaring Rintangan Air
  5. Tangga Tebing Goyang

Pengelola Juga Menyediakan Kegiatan atau Paket Permainan Outbound berikut ini:

  1. Gobak Sodor
  2. Jethungan
  3. Jembatan Goyang
  4. Menangkap Ikan
  5. Mengisi Air Bumbong
  6. Sandal Bakiak

Untuk mendapatkan fasilitas outbound kita bisa menggunakan paket kegiatan outbound yang ada, mulai harga Rp 55.000 per orang, hingga paket seharga Rp 105.000 per orang.

6. Wisata Kerajinan Desa Wisata Pulesari

Wisata Kerajinan Desa Wisata Pulesari

Berbagai kegiatan usaha kerajinan tangan yang ada di desa wisata Pulesari bisa kamu coba. Ini adalah bentuk edukasi wisata yang ada, yang mana  dalam kegiatan wisata pembuatan kerajinan ini kamu diharapkan menjadi paham dan mengetahui berbagai kerajinan Indonesia yang Beraneka ragam.

Upaya menghadirkan kegiatan edukasi wisata dalam bentuk kerajinan Desa Wisata Pulesari ini, dalam ikhtiar melestarikan kerajinan lokal. Adapun Jenis-jenis Kerajinan yang ada yaitu sebagai berikut:

1.Edukasi Wisata Kerajinan Pembuatan Tenggok
2.Kerajinan Pembuatan Kepang
3.Edukasi Wisata Kerajinan Pembuatan Pandai Besi
4.Kerajianan Pertukangan kayu

Paket Desa Wisata Pulesari

Untuk ACTIVITY 1 HARI
01 PAKET TRADISI 1 Min 20 Orang02 PAKET TRADISI 2 Min 20 Orang03 PAKET TRADISI 3 Min 25 Orang04 PAKET TRADISI 4 Min 25 Orang
Rp.55.000Rp.75.000Rp.95.000Rp.105.000
Welcome Drink dan
Snack 1x
Ice Breaking
Fun Games
Bermain di Wahana Out bound,
Bumbong Bocor
Jembatan Goyang
Titihan Bambu
Makan & Minum 1 x

       
Fasilitas :
Tempat, Sound Sistem Asuransi, Trainer, Pemandu, Free Parkir, Free Toilet
Welcome Drink dan
Snack 1 x
Fun Game,
Ice Breaking
Out bound
Bumbong Bocor
Jembatan Goyang
Titihan Bambu
Tracking Sungai 5 Rintangan
Makan+Minum 1 x             Fasilitas :
Tempat, Sound Sistem Asuransi, Trainer, Pemandu, Free Parkir, Free Toilet
Welcome Drink dan
Snack 1x Ice Breaking
Fun Games
Belajar Membatik Petik Salak dikebun
Makan & Minum 1 x                       Fasilitas :
Tempat, Sound Sistem Asuransi, Trainer, Pemandu, Free Parkir, Free Toilet
Welcome Drink dan
Snack 1 x
Fun Game, Ice Breaking
Out bound
Bumbong Bocor
Jembatan Goyang
Titihan Bambu
Tracking Sungai 5 Rintangan Tangkap Ikan Belajar Olahan Salak
Paket Kebun Petik Salak
Makan+Minum 1 x    Fasilitas :
Tempat, Sound Sistem Asuransi, Trainer, Pemandu, Free Parkir, Free Toilet  
Harga dapat berubah sewaktu-waktu. sumber: Website Desa Wisata Pulesari

Rute dan Fasilitas Desa Wisata Pulesari Sleman Yogyakarta

Alamat Lengkap: Pulesari, Wono Kerto, Kec. Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55551. Untuk mengetahui jarak tempuh menuju lokasi, kamu bisa menggunakan goole map berikut ini. Rute yang aku buat dari titik nol KM kota Yogyakarta.

Harga Tiket Masuk: Hanya Untuk parkir yaitu 5000,- mobil dan 2000,- motor.
Jam Buka Desa Wisata Pulesari: Mulai jam 07:00 Wib – 18:00 wib. Untuk Sabtu dan Minggu 24 Jam.

Fasilitas: Fasilitas Gratis: Masjid, Mushola, Gardu Ronda, Toilet Umum, Gardu Gedek. Fasilitas Berbayar: Sepada Ontel, Sewa Proyektor, pendukung Kegiatan Lainnya, dan Home Stay.

Home Stay: Wisatawan bisa menginap di rumah-rumah penduduk sekitar, yang mana model tinggal sementara ini harapannya dapat langsung memberikan pengalaman berinteraksi kepada masyarakat desa serta mengetahui kegiatan sehari-hari yang dilakukan oleh masyarakat.

Fasilitas Home Stay:

1. Rumah Sederhana Ala Pedesaan
2. Ruangan Tidur
3. Tempat Tidur Kasur
4. Selimut, Bantal
5. Kamar Mandi & Toilet

Destinasi Desa Wisata Terdekat

Buat kamu yang memiliki waktu cukup senggang dalam liburan kali ini, dan kamu masih ingin menjelajah lebih banyak destinasi wisata Yogyakarta? Kamu boleh banget untuk mengunjungi berbagai rekomendasi destinasi terdekat dari lokasi Desa Wisata Pulesari ini. Destinasi tersebut antara lain;

  1. Desa Wisata Kelor Sleman Yogyakarta
  2. Wisata Desa Kembang Arum
  3. Desa Wisata Tanjung Yogyakarta
  4. Taman Nasional Gunung Merapi
  5. Desa Wisata Pentingsari
  6. Desa Wisata Brayut Pandowoharjo, Sleman, Yogyakarta
  7. Museum Gunung Merapi
  8. Desa Wisata Puri Mataram

Selain itu lokasi kunjungan Destinasi Desa Wisata Pulesari, juga tidak jauh dari berbagai destinasi pusat Kota Yogyakarta, kamu bisa mengunjungi berbagai destinasi wisata yang ada seperti:

  1. Wisata Tugu Jogja
  2. Berbelanja Ke Malioboro
  3. Menikmati Pertunjukan Di Nol KM Yogyakarta
  4. Taman Pelangi Sleman Yogyakarta
  5. Kraton Yogyakarta
  6. Rekomendasi Wisata Indonesia Yang Mirip Dengan Luar Negeri

Namun jika memang ingin rehat sejenak, menenangkan pikiran dari hiruk pikuk perkotaan, tidak ada salahnya untuk tinggal lebih lama di Desa Wisata. Merasakan bagaimana pengalaman menjadi bagian dari masyarakat, belajar berbagai hal baru yang mungkin saja Anda belum pernah menemukan sebelumnya.

Nah bagaimana apakah destinasi ini menarik untuk kunjungan kamu selanjutnya? Demikian pembahasan kali ini mengenai Desa Wisata Pulesari Sleman Yogyakarta, semoga dapat menjadi referensi destinasi kamu ya. Semoga bermanfaat, terima kasih. Salam. Ari Sedesa.id

Desa Wisata Pulesari Sleman Yogyakarta
Reader Rating0 Votes
4.2
Artikel Menarik
Desa Digital Pertama di Indonesia
Ini Dia Desa Digital Pertama di Indonesia