• Call: +6285643190105
  • E-mail: sapasedesa@gmail.com
  • Login
  • Register
Education Blog
  • Desa
    • Koperasi
    • BUMDes
    • Peluang Usaha
    • Materi dan Publikasi
  • Digital Marketing
  • Nalara Kopi
  • Sedesa TV
  • Layanan
    • Pelatihan Wisata Berkelanjutan
    • Pelatihan Pasar Rakyat
No Result
View All Result
sedesa.id
No Result
View All Result
Home PUSTAKA BUMDes

Partisipasi Masyarakat Dalam Kegiatan Desa Wisata

Ryan Ariyanto by Ryan Ariyanto
Agustus 30, 2020
in BUMDes, Desa Wisata
2
Partisipasi Masyarakat Dalam Kegiatan Desa Wisata

Partisipasi Masyarakat Dalam Kegiatan Desa Wisata

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on TekegranShare on Tekegran

Sedesa.id Desa wisata menjadi salah satu kegiatan yang cukup ramai beberapa tahun belakangan ini. Keberadaan dari desa wisata pun kian tumbuh subur.  Kita bisa mendengar kabar baik dari suksesnya desa wisata, namun juga kabar kurang baik dari mati suri BUMDes kegiatan desa wisata. Mengapa bisa terjadi? Mungkin kurangnya pemberdayaan masyarakat dalam kegiatan desa wisata.

Apa hubungannya pemberdayaan masyarakat  dengan kegiatan desa wisata? Bukankah desa wisata hanya urusan pengelola? Bisa langsung dari kelompok sadar wisata atau juga BUMDes melalui unit usaha BUMDes Desa Wisata?

RelatedPosts

Peran BUMDes dalam Mengelola Pasar Desa

Peran BUMDes dalam Mitigasi Bencana dan Pemulihan Desa

Merancang Wisata Karimunjawa 3 Hari 2 Malam untuk Pertama Kali

Pertanyaan atau anggapan demikian sering kali terlontar ketika membahas kondisi desa wisata. Memang dalam praktiknya kegiatan desa wisata lebih menonjolkan beberapa gelintir orang yang memiliki tugas untuk mengelola jalanya kegiatan desa wisata.

Namun jika kita cermati secara mendalam, ada andil besar dari berbagai pihak. Ada satu kesatuan dari seluruh elemen masyarakat desa dalam sukses tidaknya kegiatan desa wisata.  Dan hal ini, tidak lepas dari upaya pemberdayaan masyarakat dalam  mengenalkan desa wisata.

Belajar Dari Ekowisata Desa Jayagiri

Pernah mendengar nama Desa Jayagiri? Bagi Anda pecinta musik, Desa Jayagiri pernah menjadi judul lagu salah satu musisi ternama Indonesia. Ya melalui lagu ‘Melati dari Jayagiri’ yang dibawakan dan dipopulerkan oleh Bimbo. Lagu tersebut adalah ciptaan Iwan Abdul Rachman.

Secara administratif Desa Jayagiri masuk wilayah Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Desa ini memiliki luas wilayah 946 hektare, yang terdiri dari pemukiman penduduk, hamparan persawahan, perkebunan, dan hutan. Desa ini secara resmi berdiri sebagai sebuah desa sejak tahun 1982, yaitu hasil dari pemekaran Desa Lembang.

Pemerintah Desa Jayagiri bekerja sama dengan Perhutani mengembangkan area yang masih menjadi hutan desa untuk disulap sebagai destinasi wisata alam dan edukasi serta upaya  melestarikan lingkungan hidup. Konsep ini akan menghadirkan ekowisata atau wisata alam tanpa merusak ekosistem yang telah ada.

Keadaan Hutan Jayagiri masih lebat, rindang, dan asri dengan pohon pinus milik Perhutani sebagai pohon utama dan pohon hutan lain yang masih terjaga. Karenanya, dengan adanya konsep ekowisata dapat menarik pengunjung yang menyenangi  wisata alam atau jelajah alam dan mendaki gunung.

Bagi para pengunjung jangan takut tersesat di hutan, karena sudah dilengkapi dengan papan petunjuk jalan bagi para pendaki, tempat berlindung, pos jaga, toilet, dan tempat sampah.

Kegiatan Desa Wisata Modal Sosial dan Dana Desa

Pembangunan dan pengembangan ekowisata Desa Jayagiri ini  dimulai tahun 2015. Warga dan pemerintah desa, mulai membangun sarana dan prasarana  seperti area perkemahan, mancakrida, dan mendirikan panggung seni pertunjukan. Modal atau dana yang digunakan, adalah dana desa tahun 2015.

Saat ini, tercatat setiap tahun tidak kurang dari 25.000 pengunjung datang ke ekowisata Desa Jayagiri. Kegiatan para wisatawan biasanya; untuk berkemah, mengadakan kegiatan pelatihan, bersepeda, mendaki, dan menikmati panorama alam hutan Desa Jayagiri.

Keberadaan wisatawan dan ekowisata ini, pada akhirnya juga memberikan peluang ekonomi bagi para warga desa. Dengan menyediakan makanan dan oleh-oleh khas Desa Jayagiri. Juga berbagai lapangan pekerjaan yang muncul mengikuti perkembangan ekowisata Desa Jayagiri.

Keterlibatan warga dalam pengelolaan kawasan wisata memang tepat, mengingat pengembangan desa wisata memang membutuhkan upaya berkesinambungan yang melibatkan seluruh komponen. Sehingga dalam hal ini pengembangan yang berbasis pemberdayaan masyarakat dan partisipasi masyarakat.

Partisipasi Masyarakat Menjadi Kunci Keberlangsungan Desa Wisata

Upaya kita bersama untuk mengembangkan desa memang harus satu pemahaman dan gayung bersambut. Maka perlu melibatkan seluruh elemen masyarakat desa. Keterlibatan ini tidak bisa dimulai jika tidak adanya upaya pemberdayaan.

Masyarakat desa yang telah berdaya, akan memiliki inisiatif dan kemampuan untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan pembangunan dan pengembangan desa. Ini akan sangat menguntungkan. Kekuatan modal berupa modal sosial, sering kali lebih penting dari pada modal materi atau finansial.

Kekuatan partisipasi masyarakat dapat menjadikan berbagai agenda pembangunan desa sebagai contoh desa wisata dapat berjalan dan berkelanjutan. Warga masyarakat yang berpartisipasi dan telah berdaya, dapat menjadi bagian dari kegiatan wisata desa. Mereka tidak hanya sebagai penonton.

Kita tidak menutup mata, masih ada di berbagai daerah yang mengembangkan desa wisata namun warga desanya pun tidak merasakan kegiatan desa wisata yang ada di desanya. Untuk melihat destinasinya saja tidak, apa lagi berpartisipasi dan mendapatkan manfaat ekonomi dan sosial.

Maka penting adanya pemberdayaan masyarakat,  sehingga kegiatan desa wisata dapat memberikan dampak luas. Dampak secara sosial dan ekonomi. Semua ini tentu memerlukan adanya upaya bersama, pendekatan dan pemahaman bersama, dalam menentukan arah pembangunan dan pengembangan desa.

Kesimpulan

Penting adanya partisipasi masyarakat, tidak hanya dalam kegiatan desa wisata. Namun berbagai kegiatan yang dilakukan oleh desa, utamanya kegiatan yang berhubungan dengan upaya mengembangkan desa dalam bidang ekonomi.

Partisipasi atau keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan unit usaha BUMDes misalnya, menjadi satu hal penting. Keterlibatan ini bisa berati bentuk dukungan, kepercayaan dan juga sebagai modal sosial untuk BUMDes.

Mengapa BUMDes harus mendapatkan dukungan masyarakat? Karena BUMDes adalah Badan Usaha Milik Desa yang mana bercirikan sosial. Kekuatan sosial masyarakat akan menjadi motor penggerak luar biasa, apa pun unit usaha yang dijalankan, termasuk partisipasi masyarakat dalam kegiatan desa wisata.

Maka, perlu langkah untuk memberikan pemahaman, pemberdayaan, agar tercipta partisipasi masyarakat dalam berbagai bidang pembangunan dan pengembangan desa. Demikian pembahasan kali ini mengenai Partisipasi Masyarakat Dalam Kegiatan Desa Wisata semoga dapat bermanfaat. Tetap semangat membangun dan mengembangkan desa tercinta. Terima kasih. Salam. Ari Sedesa.id

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Tags: BUMDes SuksesContoh Unit Usaha BUMDesDesa Wisata
Previous Post

Unit Usaha BUMDes Wisata Alam Yang Berkelanjutan

Next Post

Desa Wisata Srikeminut Destinasi Unik Jembatan Gantung

Ryan Ariyanto

Ryan Ariyanto

Ryan Ariyanto, S.E., M.M. adalah praktisi dan trainer di bidang pengembangan sumber daya manusia desa, ekonomi kerakyatan, dan pariwisata berbasis komunitas. Lulusan S1 Manajemen Sumber Daya Manusia dan S2 Magister Manajemen Pariwisata, dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam pendampingan BUMDes, desa wisata, koperasi, ekonomi kreatif, serta pelatihan digital marketing dan penguatan kelembagaan desa. Aktif sebagai peneliti di Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM dan pengelola platform edukasi sedesa.id.

Related Posts

Sedesa.id Pasar Desa sebagai Pusat Ekonomi Lokal
BUMDes

Peran BUMDes dalam Mengelola Pasar Desa

by Ryan Ariyanto
Februari 22, 2026
0

Pasar desa adalah tempat yang sangat penting bagi kehidupan ekonomi masyarakat. Di sinilah masyarakat bisa menjual hasil pertanian, kerajinan, dan...

Read moreDetails
sedesa.id Peran BUMDes dalam Mitigasi Bencana dan Pemulihan Desa
BUMDes

Peran BUMDes dalam Mitigasi Bencana dan Pemulihan Desa

by Ryan Ariyanto
Februari 19, 2026
0

Sedesa.id Bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan gempa bumi sering kali menjadi ancaman bagi kehidupan masyarakat desa. Ketika bencana...

Read moreDetails
Merancang Wisata Karimunjawa 3 Hari 2 Malam untuk Pertama Kali
Desa Wisata

Merancang Wisata Karimunjawa 3 Hari 2 Malam untuk Pertama Kali

by Ryan Ariyanto
Februari 15, 2026
0

Sedesa.id Karimunjawa selalu muncul dalam daftar destinasi yang “ingin didatangi, tapi entah kapan”. Letaknya di utara Pulau Jawa, masuk wilayah...

Read moreDetails

Comments 2

  1. Yokhanan Prasetyono says:
    6 tahun ago

    Benar, mas. Melibatkan masyarakat desa dalam kegiatan desa wisata menjadi elemen penting keberhasilan sebuah program tersebut. Menurut saya, masyarakat akan merasa di-manusia-kan dengan rasa memiliki serta semangat gotong royong dan bertanggung jawab untuk memajukan desanya (dari sisi ekonomi).

    Saya pernah mengangkat topik yang sama dari keberhasilan program desa wisata di dukuh Pentingsari, Sleman, Yogyakarta. Mereka berhasil dalam konsep ini dan menjadi semacam pilot project bagi desa-desa wisata di Indonesia. Ada di blog saya juga kok.

    Tetap semangat membangun desa wisata, mas. Salut.

    Balas
    • Ari Sedesa says:
      6 tahun ago

      Sepakat mas Pras, tanpa melibatkan masyarakat akan menjadi sekedar proyek yang bagus dalam lembar laporan saja. Memang sudah berbeda cara dan apa yang masyarakat mau saat ini.

      Pentingsari sangat menarik, saya pernah juga ke lokasi. Siap, menuju TKP artikel/ulasan mas Pras perihal Pentingsari.

      Balas

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Archive

Most commented

Download Buku Tamu Koperasi untuk Koperasi Umum dan KOPDES Merah Putih

Download Buku Notulen Rapat Pengurus Koperasi untuk Koperasi Umum dan KOPDES Merah Putih

Download Buku Notulen Rapat Anggota Koperasi untuk Koperasi dan Koperasi Desa Merah Putih

Rekrutmen SPPI–KDKMP 2026: Syarat dan Cara Daftar Serta Hal yang Perlu Dipahami

Download Buku Daftar Pengawas Koperasi: Pengertian, Fungsi, Format, dan Administrasi Untuk Koperasi Desa Merah Putih

Download Buku Daftar Pengurus Koperasi: Pengertian, Fungsi, Format, dan Format Untuk Koperasi Desa Merah Putih

Seedbacklink
  • About us
  • Terms of service
  • Privacy Policy
Call us: 085643190105

Sedesa.id © 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Desa
    • Koperasi
    • BUMDes
    • Peluang Usaha
    • Materi dan Publikasi
  • Digital Marketing
  • Nalara Kopi
  • Sedesa TV
  • Layanan
    • Pelatihan Wisata Berkelanjutan
    • Pelatihan Pasar Rakyat

Sedesa.id © 2025

Eksplorasi konten lain dari sedesa.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca