Strategi Pemasaran Produk BUMDes

Strategi Pemasaran Produk BUMDes

Sedesa.id Pemasaran masih menjadi salah satu persoalan yang dihadapi pelaku usaha desa, termasuk BUM Desa atau BUMDes. Banyak produk lokal desa yang sebenarnya sangat menarik dan potensial, namun tidak mendapat pasar yang tepat. Ini mengapa, strategi pemasaran produk BUMDes menjadi sangat perlu kita lakukan.

Pada era digital seperti saat ini, berbagai model pemasaran dapat kita lakukan. Tidak hanya menjalankan model konvensional, namun lebih pada penguatan model pemasaran berbasis digital atau internet.

Pemasaran dengan memanfaatkan internet ini, selain jauh lebih murah, juga dapat lebih menjangkau  pasar secara luas. Kita tahu, banyak desa wisata yang kemudian viral. Semua tentu saja hasil dari media sosial, hasil dari informasi yang tersebar melalui jaringan internet.

Lantas, bagaimana seharunya strategi pemasaran produk BUMDes yang bisa kita lakukan? Bagaimana seharunya pemasaran digital dilakukan oleh pengelola BUMDes? Apa saja strategi yang bisa mereka jalankan agar produk unggulan desa, produk unit usaha BUMDes bisa mendapatkan pasar yang tepat?

Dalam era digital seperti saat ini, pasar yang tepat dapat kita targetkan melalui serangkaian strategi pemasaran yang tepat. Nah, khusus untuk BUMDes atau pelaku usaha desa, bisa memanfaatkan strategi pemasaran online berikut ini:

1. Sosial Media Marketing

Keberadaan sosial media seperti Instagram, Facebook, tiktok, Twitter dan lain sebagainya, bukan lagi hal yang baru. Baik mereka yang tinggal di kota dan di desa, kini dapat saling terhubung dengan adanya sosial media.

Infrastruktur yang mendukung, seperti telah tersedianya jaringan 4G, atau WIFI untuk pedesaan. Menjadikan berbagai peluang usaha online dapat berjalan dengan baik. Sehingga tidak ada pembeda antara  mereka yang berjualan online di kota dan di desa.

Maka, sebagai pengelola BUMDes kita juga perlu untuk mulai memikirkan sosial media marketing untuk produk unit usaha BUMDes. Karena saat ini orang desa juga sudah saling terhubung melalui internet. Jangan sampai mereka tidak mengetahui produk BUMDes, karena tidak adanya informasi melalui sosial media.

Juga, sosial media marketing ini penting untuk kita lakukan karena dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Saat ini jasa pengiriman produk sudah tersedia. Sehingga pembeli dari mana pun dapat kita layani. Tugas kita sebagai pengelola BUMDes dalam hal ini tim pemasar adalah mencari pasar dengan menyebarkan informasi.

Bagaimana agar sosial media marketing dapat berjalan untuk unit usaha BUMDes? Ada beberapa hal yang bisa kita persiapkan, supaya strategi sosial media marketing BUMDes bisa benar-benar tepat sasaran.

  • Pertama adalah dengan membuat akun media sosial BUMDes, Facebook, Instagram, whatsapp atau tiktok (tidak harus semua ada, pilih yang paling potensial terlebih dahulu).
  • Melakukan postingan rutin terkait potensi, informasi desa, dan produk unggulan desa / produk BUMDes.
  • Jalin komunikasi yang baik dengan calon pelanggan, lakukan like, komentar, dan menyapa mereka secara rutin.
  • Jika memang dirasa perlu, lakukan pemasangan iklan di media sosial yang dipilih. Misalnya, menggunakan iklan Facebook dengan Facebook ADS.
  • Lakukan semua dengan konsisten, jangan langsung mengharap hasil besar, karena perlu penyesuaian dan penjajakan pasar, karenanya lakukan evaluasi dan ulangi lagi dan lagi.

2. Membuat Website BUMDes

Keberadaan website kini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam sebuah bisnis. Apa lagi ketika kita memang akan memasuki dan serius dalam menggarap wilayah pemasaran online. Kepemilikan akan sebuah website bisnis menjadi hal yang wajib dan perlu.

Website menjadi portal informasi BUMDes, mulai dari profil, pengelola, unit usaha yang dijalankan, dan produk hasil BUMDes itu sendiri. Website BUMDes selain sebagai media informasi juga dapat berfungsi sebagai market place bagi produk BUMDes atau bahkan produk lokal desa yang bermitra dengan BUMDes.

Bayangkan jika informasi mengenai BUMDes kita sudah ada di internet, sudah memiliki website. Maka orang dari berbagai wilayah bisa mengetahui. Mungkin saja mereka akan mengajak kerja sama, atau menanamkan modal, atau menjadi pembeli dari produk yang BUMDes miliki.

Semua bisa terjadi ketika BUMDes memiliki website BUMDes dan tentu saja ada pengelolaan yang baik terhadap website tersebut. Artinya, terus melakukan berbagai pembaharuan konten. Karena melalui konten / informasi inilah, website akan kita temukan dalam pencarian mesin pencari seperti Google.

Banyak yang masih enggan menggunakan website dengan alasan ‘biaya’ dan belum memiliki keahlian dalam membuat website atau pun mengisi konten website. Padahal, kita bisa membuat website dengan biaya yang terjangkau, dan tentu saja ada pelatihan bagi pengelola BUMDes untuk pembuatan website dan pengisian konten website.

Nah, untuk sahabat sekalian yang membutuhkan website BUMDes dan juga membutuhkan pelatihan pengelolaan website BUMDes. Sahabat sekalian bisa berkonsultasi terlebih dahulu, siapa tahu bisa bekerja sama untuk mewujudkan website BUMDes yang bisa memberikan manfaat bagi berjalannya unit usaha BUMDes. Silakan hubungi WA 085643190105

3. Memanfaatkan Website Desa

Selain membuat sendiri website BUMDes, kita juga bisa memanfaatkan keberadaan website desa. Saat ini hampir seluruh desa sudah memiliki website, karena memang ada program website desa dengan domain utama dessa.id.

Nah, jangan sampai website desa tidak terkelola dengan baik. Jika selama ini misalnya hanya menjadi portal informasi desa, hanya memuat perihal profil dan struktur pemerintahan, dan berbagai hal / informasi seputar desa. Maka bisa kita manfaatkan untuk promosi produk BUMDes.

Pengelola BUMDes bisa melakukan komunikasi dengan pemerintah desa, untuk meminta adanya portal atau sub kategori dalam website desa mengenai Badan Usaha Milik Desa. Melalui menu inilah, strategi pemasaran produk BUMDes bisa kita lakukan.

Unit usaha BUMDes, tinggal membuat konten yang berkaitan dengan produk mereka. Kemudian meminta pengelola website desa untuk memasukkan konten tersebut ke dalam sub kategori website. Jika kemudian pengelola BUMDes sudah bisa menggunakan website, mungkin saja untuk meminta akses agar bisa memposting konten sendiri.

Website desa memiliki fungsi yang luar biasa besar dalam strategi pemasaran produk unggulan desa. Tidak hanya produk BUMDes, namun juga produk yang ada di masyarakat. Syaratnya adalah bagaimana website desa tersebut dikelola secara profesional, dan benar-benar memiliki rencana dan tujuan dalam pemasaran online.

Dengan demikian, maka secara tidak langsung desa telah mendukung terjadinya sistem / ekosistem pemasaran online lokal desa. Ini pada tahapan lebih jauh, akan menumbuhkan jiwa wirausaha desa, dan tentu saja kebangkitan ekonomi lokal desa melalui pemasaran online.

4. Membuat Tim Pemasar Digital Desa

Memang tidak mudah dalam menjalankan strategi pemasaran online. Maka perlu adanya tim khusus yang bisa menjalankan program strategi pemasaran produk BUMDes dan produk unggulan desa. Tim ini bisa kita sebut sebagai tim pemasaran digital.

Kendala yang paling sering terjadi adalah Sumber Daya Manusia. Jika hari ini kita lihat, sebenarnya SDM Desa sudah sangat unggul, banyak pemuda desa yang memiliki pengetahuan dalam bidang pemasaran online. Tinggal bagaimana melakukan komunikasi kepada mereka untuk membuat tim pemasaran online desa.

Jika ternyata belum ada, memang terkendala pada SDM. Tidak menjadi masalah, karena bisa melakukan pelatihan digital marketing. Berbagai pelatihan saat ini juga bisa kita lakukan melalui online. Sehingga tidak mengurah biaya.

Untuk informasi mengenai pelatihan online silakan bisa menghubungi melalui WA berikut: 085643190105

Tim pemasaran digital desa ini sangat penting. Sehingga memang perlu untuk kita siapkan mulai sekarang. Karena dunia terus berubah, model pemasaran pun berubah. Jangan sampai produk desa yang unggul, tidak terserap pasar hanya karena tidak adanya pemasaran dalam ranah online.

Bagaimana skema pembiayaan tim ini? Tentu bisa dibicarakan dan dibahas lebih lanjut. Namun yang pasti dengan adanya tim pemasar maka menjadikan fokus pemasaran online dapat dikerjakan dengan maksimal. Selain itu juga menjadi sumber tenaga kerja dan keterampilan baru.

Demikian pembahasan kali ini mengenai Strategi Pemasaran Produk BUMDes. Semoga pembahasan kali ini bermanfaat. Tetap semangat membangun desa, menumbuhkan BUMDes. Salam. Ari Sedesa.id

Artikel Menarik
Contoh soal tes calon kepala desa
Contoh Soal Tes Calon Kepala Desa Dan Materi Wawancara