Sedesa.id Apa kabar sahabat sedesa? Bagaimana pengembangan desa sahabat sekalian? Apakah desa sahabat sudah memiliki destinasi wisata? Sudah ada kelompok sadar wisata? Atau pengelolaan desa wisata melalui Badan Usaha Milik Desa? Lantas, pernahkah sahabat mendengar istilah ekowisata? Seperti apa pengembangan desa ekowisata? Mari kita bahas bersama.
Satu bulan terakhir, saya terlibat dalam penelitian Pengembangan Ekowisata Mangrove di Kota Batam, Kepulauan Riau. Saya, banyak belajar dari penelitian ini, beruntung sekali karena saya yang awal mengenai ekowisata, kemudian menjadi banyak dapat informasi mengenai konsep ekowisata.
Dalam penelitian Pengembangan Ekowisata Mangrove di Kota Batam ini, saya bukan sebagai peneliti. Tugas saya adalah membuat video dokumenter terkait penelitian ini. Tugas ini, menjadikan saya harus memahami betul apa itu maksud dari penelitian ini, mempelajari berbagai detail terkait ekowisata dan mangrove.
Maka, dalam tulisan ini, saya coba untuk merangkum materi yang saya pelajari, dari berbagai bahan bacaan yang berkaitan dengan ekowisata. Saya tentu akan tarik kaitannya dengan pengembangan desa, yang mana sahabat sekalian telah mengetahui dan mungkin telah menjalankan unit usaha BUMDes Desa Wisata.
Ekowisata berbasis masyarakat, memiliki prinsip-prinsip. Berikut ini adalah prinsip CBT menurut Forum Komunikasi Desa Wisata Daerah Istimewa Yogyakarta (2017), prinsip CBT (Community Based Tourism) antara lain:
1) pelibatan dan pemberdayaan masyarakat untuk memastikan kepemilikan dan manajemen yang jelas;
2) pembangun kemitraan dengan pihak-pihak terkait;
3) mendapatkan pengakuan dari pihak terkait;
4) meningkatkan kesejahteraan sosial dan mempertimbangkan martabat manusia;
5) adanya pembagian keuntungan yang adil dan transparan;
6) meningkatkan hubungan dengan ekonomi lokal dan regional;
7) menghargai tradisi dan budaya setempat;
8) berkontribusi pada pelestarian sumberdaya;
9) meningkatkan kualitas pengalaman pengunjung dengan memperkuat interaksi host dan guest;
10) bekerja untuk kemandirian keuangan masyarakat.
Penting! Walau konsep ekowisata yang berbasis masyarakat berfokus pada keterlibatan masyarakat, namun bukan berarti masyarakat menjalankan usaha pengembangan ekowisata sendiri. Tetap saja, perlu adanya dukungan pemerintah dan pemangku kebijakan lain. Ini akan mempercepat upaya mengembangan desa ekowisata.




