• Call: +6285643190105
  • E-mail: sapasedesa@gmail.com
  • Login
  • Register
Education Blog
  • Desa
    • Koperasi
    • BUMDes
    • Peluang Usaha
    • Materi dan Publikasi
  • Digital Marketing
  • Nalara Kopi
  • Sedesa TV
  • Layanan
    • Pelatihan Wisata Berkelanjutan
    • Pelatihan Pasar Rakyat
No Result
View All Result
sedesa.id
No Result
View All Result
Home PUSTAKA BUMDes

Cara Agar BUMDes Tidak Gulung Tikar

Ryan Ariyanto by Ryan Ariyanto
Agustus 31, 2020
in BUMDes, Desa
0
Cara Agar BUMDes Tidak Gulung Tikar
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on TekegranShare on Tekegran

Sedesa.id Bumdes gulung tikar, BUMDes mati suri, BUMDes bangkrut, BUMDes papan nama, dan BUMDes tidak jelas siapa pengurusnya, menjadi daftar istilah menakutkan bagi kita semua. Jangan sampai BUMDes yang ada di desa kita masuk dalam daftar istilah tersebut. Tentu kita tidak ingin memiliki BUMDes yang gulung tikar. Nah dalam pembahasan ini adalah cara agar BUMDes tidak gulung tikar.

Jika ada BUMDes yang berhasil, mengapa kita memilih menjadi BUMDes yang gagal? Kalimat ini yang harus kita ucapkan dan jadikan sebagai motivasi dalam membangun dan mengembangkan BUMDes. 

RelatedPosts

Peran BUMDes dalam Mengelola Pasar Desa

Peran BUMDes dalam Mitigasi Bencana dan Pemulihan Desa

Peran BUMDes dalam Mengurangi Kemiskinan dan Meningkatkan Kesejahteraan Desa

Tidak sedikit memang nada sumbang yang akan menghantui hati dan pikiran pengelola BUMDes. Nada sumbang ini menjadi cambuk agar kita selalu ingat dan waspada. Bagaimana cara agar BUMDes terhindar dari kebangkrutan? Cara agar BUMDes tidak gulung tikar? Berikut pembahasannya:

Memahami Fungsi BUMDes Untuk Menjalankan Bisnis

Pertama-tama cara agar BUMDes tidak gulung tikar adalah dengan memahami fungsi BUMDes. Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes menjadi badan usaha tingkat desa yang memiliki peranan sangat penting sebagai wadah untuk membangun perekonomian di Desa.

Oleh sebab itu, maka seluruh pihak harus memahami pendirian BUMDes dimaksudkan sebagai upaya menjalankan bisnis. Baik bisnis untuk kepentingan Desa dan juga kepentingan warga desa secara luas.

Maka harus jelas sejak awal bahwa fungsi BUMDes adalah fungsi bisnis oleh sebab itu pengelolaan BUMDes harus bersikap profesional. BUMDes harus dikelola oleh mereka yang memang memiliki kemampuan bisnis, kemampuan manajerial yang baik. Karenanya sejak awal pemilihan pengurus atau pengelola BUMDes, harus dipastikan dilakukan dengan cara yang baik.

Tidak boleh asal tunjuk, asal pilih pengurus BUMDes. Penting adanya syarat atau serangkaian persyaratan agar mendapatkan calon pengurus yang benar-benar memiliki rekam jejak dalam menjalankan usaha, lebih lagi BUMDes adalah model bisnis bercorak sosial.

Jika  BUMDes dikelola dengan sembarangan oleh orang-orang yang tidak memiliki kemampuan di bidang bisnis, maka risiko gagal sangat besar. Tidak heran jika kemudian BUMdes mangkrak atau mati suri. Kita memang tidak menutup mata, masih ada saja BUMDes yang didirikan hanya ala kadarnya, hanya agar ada BUMDes saja.

Pengelola Menjadi Kunci Penting Keberhasilan BUMDes

Cara agar BUMDes tidak gulung tikar tidak hanya membutuhkan orang dengan rekam jejak memahami dunia usaha. Namun penting juga dipahami bahwa pengelola BUMDes harus bersikap profesional dalam menjalankan BUMDes. Apa saja yang perlu diperhatikan dalam mewujudkan profesionalisme pengelola BUMDes? Ada SOP yang jelas, kepengurusan yang jelas, dan manajerial serta budaya kerja yang baik.

Hal ini dapat dilakukan di dalam proses pemilihan dan juga perekrutan karyawan BUMDes. Tentu saja selain pengelola utama BUMDes, nantinya BUMDes membutuhkan karyawan untuk menjalankan pekerjaan utamanya di  unit usaha BUMDes. Syarat karyawan BUMDes dapat dibaca dalam pembahasan  berikut: Syarat Menjadi Karyawan BUMDes dan Unit Usaha Bumdes

Bagaimana menciptakan iklim kerja BUMDes yang profesional? Tentu dapat dimulai sejak awal ketika membahas AD ART BUMdes, di sana dapat dituangkan secara mendalam mengenai SOP kerja BUMDes, bagaimana budaya kerja dan bagaimana tugas serta tanggung jawab pengelola serta penjelasan pekerjaan setiap pengelola dan karyawan BUMDes.

Memang menjadi tantangan sejak awal pendirian bagaimana tim dapat menyiapkan orang-orang terbaik di desa yang akan diamanati mengelola BUMdes secara profesional. Tidak sedikit cerita kegagalan BUMDes yang disebabkan oleh tidak adanya keseriusan dan profesionalisme dari pengurus, dari orang-orang yang ditunjuk untuk mengelola BUMDes.

Memahami Potensi Besar BUMDes Bagi Perekonomian Desa

Cara agar BUMDes tidak gulung tikar dengan memahami potensi BUMDes. Mendirikan BUMDes tidak sembarangan, ada tujuan besar yang  harus dipikul pengurus dan juga desa. Karena BUMDes bisa menjadi tonggak awal kesejahteraan sosial dan ekonomi bagi desa, yang mana ini akan memberikan manfaat yang sama besar bagi warga desa. Karena BUMDes memiliki potensi besar bagi  perekonomian desa.

Jika kita bedah secara serius, BUMDes memiliki potensi besar, dan tentu saja memiliki ruang yang sangat besar untuk mengembangkan dan mengangkat potensi perekonomian desa. Kita bisa lihat di berbagai daerah telah banyak BUMDes yang sukses, BUMDes yang menjadi roda penggerak gairah ekonomi desa.  Memberikan Pendapatan Asli Desa dan juga sumber pendapatan tambahan bagi warga desa.

Maka keberadaan BUMDes harus kita pahami bersama sebagai tujuan besar bahwa BUMDes akan mampu mengangkat dan memang tugasnya mengangkat potensi yang ada di desa. Dukungan penuh pemerintah desa, warga desa, dan semua pihak tentu diperlukan. Lebih lagi BUMDes juga didukung dengan adanya program Dana Desa.

Upaya mengembangkan BUMDes menjadi wadah perekonomian desa sebenarnya terbuka lebar, selama pengelola, dan semua pihak mau menyadari dan saling bahu  membahu mewujudkannya. Kita tahu bahwa pemerintah pusat melalui program Dana Desa telah memberikan anggaran untuk setiap Desa yang cukup, yang mana tujuannya adalah untuk pengembangan potensi desa.

Cara Agar BUMDes Tidak Gulung Tikar yaitu BUMDes Jangan Salah Mengartikan Dana Desa

Semangat pendirian BUMDes juga salah satunya disebabkan adanya program  pemerintah  berupa dana desa yang mengiringi lahirnya undang-undang desa. Namun perlu dipahami bahwa keberadaan dana desa ini tidak dapat dipastikan sampai kapan, dan tentu saja jangan sampai salah mengartikan modal  BUMDes yang bersumber dari dana desa ini.

Kesalahan besar yang menjadikan BUMDes mati suri adalah, mengartikan bahwa dana desa sama dengan hibah, yang mana kalau pun gagal tidak perlu mengembalikan uang yang sudah digunakan. Maka pemikiran seperti ini pada akhirnya menjadikan pengelolaan BUMDes ala kadarnya, yang penting jalan, yang penting anggaran terpakai. Tidak menjalankan konsep bisnis.

Padalah jika kita lihat secara teliti BUMDes yang berhasil justru berangkat dari dana desa yang sangat minim, namun memikirkan cara agar bisa menghasilkan. Maka di  tahun berikutnya bahkan sudah tidak membutuhkan modal dari desa. Sudah bisa memodali, menambah modal dari sisa hasil usaha, tidak sedikit yang sudah memberikan kontribusi untuk desa berupa Pendapatan Asli Desa misalnya.

Cara agar BUMDes tidak gulung tikar, maka penting bagi BUMDes untuk memiliki karakter membangun dan mengembangkan bukan mengunduh dana semata. Profesionalisme dalam pengelolaan BUMDes dan Dana Desa menjadi kunci penting. Semua harus paham, bahwa BUMDes harus berkembang, bukan hanya mengelola atau menghamburkan dana desa semata.

Kesimpulan Pembahasan Cara Agar BUMDes Tidak Gulung Tikar

Kita tentu menginginkan BUMDes yang sehat dalam pengelolaan, BUMDes yang dijalankan dengan profesional dan semangat ekonomi kerakyatan. Maka tidak salah kita secara bersama-sama untuk dapat saling bahu-membahu membangun BUMDes di desa kita. Jangan sampai BUMDes terbengkalai dan pada akhirnya mati suri.

Demikian pembahasan kita kali ini mengenai Cara Agar BUMDes Tidak Gulung Tikar. Semoga kita bersama dapat terus memberikan yang terbaik untuk desa kita, salah satunya melalui BUMDes. Semoga pembahsan kali ini bermanfaat. Salam. Ari Sedesa.id

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Tags: BUMDes Sukses
Previous Post

Desa Sebagai Penyedia Pangan Pokok Selain Nasi Padi

Next Post

Download Desain Promosi Instagram Dentist PTT Gratis

Ryan Ariyanto

Ryan Ariyanto

Ryan Ariyanto, S.E., M.M. adalah praktisi dan trainer di bidang pengembangan sumber daya manusia desa, ekonomi kerakyatan, dan pariwisata berbasis komunitas. Lulusan S1 Manajemen Sumber Daya Manusia dan S2 Magister Manajemen Pariwisata, dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam pendampingan BUMDes, desa wisata, koperasi, ekonomi kreatif, serta pelatihan digital marketing dan penguatan kelembagaan desa. Aktif sebagai peneliti di Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM dan pengelola platform edukasi sedesa.id.

Related Posts

Sedesa.id Pasar Desa sebagai Pusat Ekonomi Lokal
BUMDes

Peran BUMDes dalam Mengelola Pasar Desa

by Ryan Ariyanto
Februari 22, 2026
0

Pasar desa adalah tempat yang sangat penting bagi kehidupan ekonomi masyarakat. Di sinilah masyarakat bisa menjual hasil pertanian, kerajinan, dan...

Read moreDetails
sedesa.id Peran BUMDes dalam Mitigasi Bencana dan Pemulihan Desa
BUMDes

Peran BUMDes dalam Mitigasi Bencana dan Pemulihan Desa

by Ryan Ariyanto
Februari 19, 2026
0

Sedesa.id Bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan gempa bumi sering kali menjadi ancaman bagi kehidupan masyarakat desa. Ketika bencana...

Read moreDetails
Sedesa.id Peran BUMDes dalam Mengurangi Kemiskinan dan Meningkatkan Kesejahteraan Desa
BUMDes

Peran BUMDes dalam Mengurangi Kemiskinan dan Meningkatkan Kesejahteraan Desa

by Ryan Ariyanto
Januari 3, 2026
0

Sedesa.id Kemiskinan masih menjadi tantangan besar di banyak desa. Banyak masyarakat desa yang kesulitan mendapatkan pekerjaan yang layak atau memiliki...

Read moreDetails

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Archive

Most commented

Download Buku Tamu Koperasi untuk Koperasi Umum dan KOPDES Merah Putih

Download Buku Notulen Rapat Pengurus Koperasi untuk Koperasi Umum dan KOPDES Merah Putih

Download Buku Notulen Rapat Anggota Koperasi untuk Koperasi dan Koperasi Desa Merah Putih

Rekrutmen SPPI–KDKMP 2026: Syarat dan Cara Daftar Serta Hal yang Perlu Dipahami

Download Buku Daftar Pengawas Koperasi: Pengertian, Fungsi, Format, dan Administrasi Untuk Koperasi Desa Merah Putih

Download Buku Daftar Pengurus Koperasi: Pengertian, Fungsi, Format, dan Format Untuk Koperasi Desa Merah Putih

Seedbacklink
  • About us
  • Terms of service
  • Privacy Policy
Call us: 085643190105

Sedesa.id © 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Desa
    • Koperasi
    • BUMDes
    • Peluang Usaha
    • Materi dan Publikasi
  • Digital Marketing
  • Nalara Kopi
  • Sedesa TV
  • Layanan
    • Pelatihan Wisata Berkelanjutan
    • Pelatihan Pasar Rakyat

Sedesa.id © 2025

Eksplorasi konten lain dari sedesa.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca