Sedesa.id Desa-desa di Indonesia kini telah banyak yang berhasil mengembangkan dan mengelola potensi yang dimiliki desanya. Keberhasilan yang diraih oleh desa-desa ini tidak lepas dari keberadaan BUMDes. Namun, tidak sedikit yang belum berhasil. Karenanya dalam kesempatan ini saya ingin mengulas 10 hal penting dalam pendirian BUMDes. Hal penting ini perlu disiapkan sejak awal pendirian BUMDes.
Desa-desa di Indonesia saat ini tengah memasuki era baru di dalam upaya pengembangan dan pembangunan sosial-ekonomi desa. Upaya ini salah satunya tercermin dari apa yang sedang gencar dikerjakan yaitu mendirikan Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes.
Keberadaan BUMDes memang sangat penting. Melalui unit usaha BUMDes kita berharap BUMDes mampu untuk mengangkat potensi desa dan produk lokal desa. Karenanya keberadaan unit usaha BUMDes tidak boleh asal berdiri, asal ada, meniru desa tetangga. Unit usaha BUMDes harus dipilih melalui serangkaian uji kelayakan usaha dan memiliki rencana usaha yang matang.
Tanpa adanya kesadaran bahwa unit usaha BUMDes harus dikelola dengan konsep bisnis, maka alamat kegagalan sudah terlihat di depan mata. Karenanya, saya selalu menekankan pentingnya perencanaan dalam pemilihan unit usaha BUMDes. Uji kelayakan usaha harus dilakukan sampai dengan melakukan tes pasar dari produk atau jasa yang ditawarkan oleh unit usaha BUMDes.
Mengapa tes pasar penting? Sederhana saja, yang akan menjadi penentu atau pemberi keputusan adalah pasar. Sebagus apa pun produk jika pasar tidak membutuhkan, maka produk tersebut tidak akan laku, tidak ada yang membeli. Jika sudah demikian, maka tinggal menunggu gulung tikar. Jangan sampai BUMDes di desa kita gulung tikar. Anda sebagai pengurus BUMDes tentu tidak mau hal tersebut terjadi.
Hal pertama yang dapat dikerjakan di dalam persiapan pendirian BUMDes adalah dengan membuat desain struktur organisasi. Struktur organisasi BUMDes ini berfungsi untuk menggambarkan bidang atau bagian pekerjaan apa saja yang akan menjadi unit kerja organisasi BUMDes.
Desain struktur organisasi BUMDes ini juga akan menjadi gambaran seperti apa bentuk dari hubungan kerja di antara bidang-bidang pekerjaan yang ada. Apakah akan berbentuk hubungan konsultasi, hubungan instruksi, atau berbentuk hubungan pertanggungjawaban.
Contoh struktur organisasi BUMDes dapat dilihat pada artikel sebelumnya, silakan baca di sini: Contoh Struktur Organisasi BUMDes





Bagaimana caranya agar saya bisa bergabung di grup WhatsApp soal bumdes ?
Silakan dapat melalui tautan berikut: https://chat.whatsapp.com/IdlznXHtos6JLE2MdGkNLH