• Call: +6285643190105
  • E-mail: sapasedesa@gmail.com
  • Login
  • Register
Education Blog
  • Panduan Praktis
    • Koperasi
    • Materi dan Publikasi
    • BUMDes
    • Peluang Usaha
  • Tentang Ryan
  • Catatan Penulis
  • Digital Marketing
  • Nalara Kopi
  • Kabar & Agenda
    • Sedesa TV
  • Pelatihan & Konsultasi
    • Pelatihan Wisata Berkelanjutan
    • Pelatihan Pasar Rakyat
No Result
View All Result
sedesa.id
No Result
View All Result
Home Panduan Praktis Desa Wisata

Tren Desa Wisata Terbaru yang Semakin Diminati

Desa Wisata semakin diminati sebagai destinasi berlibur! Apa saja Tren Desa Wisata yang Semakin Diminati di tahun 2024?

Ryan Ariyanto by Ryan Ariyanto
Mei 12, 2024
in Desa Wisata, Materi dan Publikasi, PUSTAKA
0
Tren Desa Wisata Terbaru yang Semakin Diminati
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on TekegranShare on Tekegran

Sedesa.id Tren Desa Wisata menunjukkan kemajuan yang semakin baik. Jika melihat 5 taun ke belakang, keberadaan desa wisata hari ini sudah semakin baik. Berbagai destinasi wisata desa yang ditawarkan sudah menjadi bagian yang menjad ‘daya tarik’ tidak hanya wisatawan lokal namun juga manca negara.

Pariwisata desa atau desa wisata semakin populer sebagai destinasi alternatif yang menawarkan pengalaman unik dan autentik. Wisatawan tidak lagi hanya mencari tempat yang ramai dan bersifat komersial, namun juga mencari pengalaman yang mendalam dan berkesan dalam mengeksplorasi kehidupan dan budaya lokal.

RelatedPosts

Strategi Promosi Digital untuk Desa Wisata Agar Ramai Pengunjung

5 Desa Wisata di Jawa Tengah yang Wajib Dikunjungi Akhir Pekan Ini

Panduan Merintis Desa Wisata dari Nol: Langkah, Modal, dan Contoh Sukses

Dalam beberapa tahun terakhir, tren pariwisata desa telah mengalami peningkatan yang signifikan, dengan munculnya berbagai inovasi dan konsep baru dalam pengelolaan destinasi wisata di pedesaan. Berikut adalah beberapa tren desa wisata terbaru dalam pariwisata desa yang patut diperhatikan oleh pengelola pariwisata dan wisatawan:

1. Desa Ramah Lingkungan

Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan semakin mempengaruhi minat wisatawan. Muncul permintaan akan desa wisata yang mengadopsi prinsip-prinsip ekowisata dan gaya hidup ramah lingkungan. Salah satu contohnya adalah Desa Wisata Nglanggeran di Yogyakarta. Desa ini bukan hanya menawarkan keindahan alam yang memukau, tetapi juga berkomitmen untuk menjaga lingkungan sekitar dengan memanfaatkan sumber daya lokal secara berkelanjutan. Mereka mengelola sampah dengan baik, menggunakan energi terbarukan, dan bahkan menawarkan pengalaman menanam pohon bagi wisatawan sebagai bagian dari upaya reboisasi.

Selain Desa Wisata Nglanggeran, ada juga Desa Penglipuran di Bali yang dikenal sebagai salah satu desa adat terbersih di Indonesia. Desa ini memiliki komitmen yang kuat untuk melestarikan lingkungan alam dan budaya lokal mereka. Wisatawan yang berkunjung ke Desa Penglipuran dapat melihat secara langsung bagaimana masyarakat desa bekerja sama untuk menjaga kebersihan dan keindahan desa mereka.

Di samping itu, Desa Sampireun di Garut juga merupakan contoh lain dari desa wisata yang ramah lingkungan. Desa ini menawarkan konsep penginapan tradisional yang dibangun dengan memanfaatkan material alami seperti bambu dan kayu, sehingga memberikan pengalaman menginap yang dekat dengan alam sekaligus ramah lingkungan.

2. Tren Desa Digital

Kemajuan teknologi juga membawa dampak pada tren pariwisata desa. Beberapa desa mulai mengintegrasikan teknologi dalam penawaran wisatanya. Contohnya adalah Desa Pentadio di Bali yang telah mengembangkan aplikasi wisata lengkap. Aplikasi ini tidak hanya menawarkan virtual tour, tetapi juga permainan edukasi berbasis augmented reality (AR) tentang budaya lokal, serta sistem reservasi daring yang memudahkan wisatawan untuk merencanakan kunjungan mereka.

Tidak ketinggalan, Desa Cihideung Udik di Bogor juga telah mengadopsi konsep Desa Wisata Cyber. Mereka menyediakan fasilitas coworking space dan internet cepat bagi wisatawan yang membutuhkan akses internet selama menginap di desa.

Anda bisa mempelajari berbagai hal mengenai Desa Digital dengan membaca tulisan-tulisan saya sebelumnya:
– Menuju Desa Digital Apa Persiapan Kita?
– Inovasi Desa Digital Pelayanan Satu Menit Desa Triharjo
– Ini Dia Desa Digital Pertama di Indonesia
– BUMDes Digital Solusi Desa Di Saat Krisis

3. Tren Desa Wisata Petualangan di Pedesaan

Tren untuk melarikan diri dari hiruk pikuk kota dan mencari pengalaman petualangan di alam terbuka semakin kuat. Banyak desa wisata yang menawarkan berbagai kegiatan luar ruang seperti arung jeram, berkemah, bersepeda gunung, dan mendaki gunung. Contohnya adalah Desa Wisata Pujon Kidul di Malang atau Desa Wisata Cisande Sukabumi. Desa ini mengembangkan berbagai jenis wisata petualangan, mulai dari outbound, lintas alam, hingga wisata air di sungai dan air terjun yang ada di sekitar desa.

Pengalaman berwisata petualangan di desa Wisata Pujon Kidul tidak hanya menawarkan kesempatan untuk menikmati keindahan alam pedesaan yang masih alami, tetapi juga untuk merasakan adrenalin melalui berbagai kegiatan outdoor yang menantang. Wisatawan dapat mencoba rafting di Sungai Brantas, bersepeda menembus hutan pinus, atau bahkan mendaki Gunung Welirang yang berlokasi tidak jauh dari desa.

4. Tinggal di Rumah Penduduk

Untuk mendapatkan pengalaman autentik tentang kehidupan pedesaan, wisatawan kini cenderung memilih untuk menginap di rumah-rumah penduduk desa. Salah satu contohnya adalah Desa Candirejo di Magelang. Di sini, wisatawan dapat tinggal bersama warga setempat dan ikut serta dalam berbagai aktivitas sehari-hari mereka. Selain menikmati panorama desa yang memukau, wisatawan juga dapat merasakan langsung budaya dan kuliner khas setempat.

Dengan menginap di rumah-rumah penduduk desa, wisatawan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat lokal dan memahami lebih dalam tentang kehidupan dan budaya mereka. Selain itu, pengalaman menginap di rumah penduduk desa juga memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal, karena sebagian dari biaya akomodasi akan langsung mengalir ke kantong masyarakat setempat.

Tren Desa Wisata dengan tawaran tinggal di rumah penduduk juga menjadi salah satu dari 10 Peluang Usaha Sampingan Di Desa Yang Menguntungkan

5. Desa Wisata Tematik

Semakin banyak desa wisata yang mengunggulkan tema dan ciri khas tersendiri. Misalnya Desa Wisata Kerajinan Bambu di Bali, Desa Wisata Kuliner Lembang di Bandung, atau Desa Wisata Berbasis Kopi di Kali BiruYogyakarta yang mengandalkan sentra produksi kopi lokal. Desa-desa ini mengembangkan semua aspek pariwisata berdasarkan satu tema sentral, sehingga menawarkan pengalaman wisata yang unik dan berkesan bagi pengunjung.

Desa Wisata Kerajinan Bambu di Bali, misalnya, menawarkan berbagai produk kerajinan bambu berkualitas tinggi yang dibuat secara tradisional oleh masyarakat setempat. Wisatawan dapat melihat langsung proses pembuatan kerajinan bambu, mulai dari memilih bahan baku hingga proses finishing. Selain itu, wisatawan juga dapat mencoba langsung untuk membuat kerajinan bambu dengan bimbingan para pengrajin lokal.

Kesimpulan

Dengan adanya berbagai tren tersebut, pengelolaan pariwisata desa perlu terus ditingkatkan. Mulai dari pelestarian lingkungan dan budaya, pemberdayaan masyarakat lokal, standarisasi produk dan layanan, hingga pemanfaatan teknologi untuk menunjang kegiatan pariwisata. Diperlukan kerja sama yang baik antara pemangku kepentingan seperti pemerintah, pengelola desa wisata, pelaku usaha, dan masyarakat sekitar agar potensi besar pariwisata desa di Indonesia dapat dimaksimalkan dengan tetap menjaga kelestariannya.

Demikian pembahasan kali ini mengenai Tren Desa Wisata Terbaru yang Semakin Diminati. Dukung Terus Desa Wisata. Wisata di Indonesia Aja.   Semoga bermanfaat. Terima kasih. Salam. Ari Sedesa.id

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Tags: Desa Wisata
Previous Post

Desa Mawa Cara dan Negara Mawa Tata: Menggali Potensi Lokal Menuju Kesejahteraan

Next Post

Pemasaran Digital untuk Produk Kerajinan dan Hasil Bumi Desa

Ryan Ariyanto

Ryan Ariyanto

Ryan Ariyanto, S.E., M.M. adalah praktisi dan trainer di bidang pengembangan sumber daya manusia desa, ekonomi kerakyatan, dan pariwisata berbasis komunitas. Lulusan S1 Manajemen Sumber Daya Manusia dan S2 Magister Manajemen Pariwisata, dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam pendampingan BUMDes, desa wisata, koperasi, ekonomi kreatif, serta pelatihan digital marketing dan penguatan kelembagaan desa. Aktif sebagai peneliti di Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM dan pengelola platform edukasi sedesa.id.

Related Posts

Ilustrasi flat promosi digital desa wisata
Desa Wisata

Strategi Promosi Digital untuk Desa Wisata Agar Ramai Pengunjung

by Ryan Ariyanto
September 22, 2026
0

Punya potensi alam dan budaya yang indah saja tidak cukup jika tidak ada yang tahu. Banyak desa wisata yang sebenarnya...

Read moreDetails
Ilustrasi flat desa wisata Jawa Tengah
Desa Wisata

5 Desa Wisata di Jawa Tengah yang Wajib Dikunjungi Akhir Pekan Ini

by Ryan Ariyanto
September 21, 2026
0

Jawa Tengah dikenal sebagai salah satu provinsi dengan jumlah desa wisata Jawa Tengah terbanyak di Indonesia, mulai dari dataran tinggi...

Read moreDetails
Ilustrasi flat merintis desa wisata dari nol
Desa Wisata

Panduan Merintis Desa Wisata dari Nol: Langkah, Modal, dan Contoh Sukses

by Ryan Ariyanto
September 20, 2026
0

Hampir setiap desa punya sesuatu yang bisa "dijual" kepada wisatawan, entah itu pemandangan alam, tradisi budaya, atau hasil bumi khas...

Read moreDetails

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Archive

Most commented

Praktisi sedesa.id Dampingi Warga Muting Merauke Bangun Kelembagaan Ekonomi Kawasan

Memperkuat Kelembagaan Ekonomi Kawasan: Tim 16 TEP UGM & Warga Petakan Aset Produktif di Muting

Cara Menyeduh Kopi Robusta Wonosobo agar Rasa Smooth dan Tidak Pahit

Strategi Promosi Digital untuk Desa Wisata Agar Ramai Pengunjung

5 Desa Wisata di Jawa Tengah yang Wajib Dikunjungi Akhir Pekan Ini

Panduan Merintis Desa Wisata dari Nol: Langkah, Modal, dan Contoh Sukses

  • About us
  • Terms of service
  • Privacy Policy
Call us: 085643190105

Sedesa.id © 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Panduan Praktis
    • Koperasi
    • Materi dan Publikasi
    • BUMDes
    • Peluang Usaha
  • Tentang Ryan
  • Catatan Penulis
  • Digital Marketing
  • Nalara Kopi
  • Kabar & Agenda
    • Sedesa TV
  • Pelatihan & Konsultasi
    • Pelatihan Wisata Berkelanjutan
    • Pelatihan Pasar Rakyat

Sedesa.id © 2026

Eksplorasi konten lain dari sedesa.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca