• Call: +6285643190105
  • E-mail: sapasedesa@gmail.com
  • Login
  • Register
Education Blog
  • Panduan Praktis
    • Koperasi
    • Materi dan Publikasi
    • BUMDes
    • Peluang Usaha
  • Tentang Ryan
  • Catatan Penulis
  • Digital Marketing
  • Nalara Kopi
  • Kabar & Agenda
    • Sedesa TV
  • Pelatihan & Konsultasi
    • Pelatihan Wisata Berkelanjutan
    • Pelatihan Pasar Rakyat
No Result
View All Result
sedesa.id
No Result
View All Result
Home Panduan Praktis BUMDes

Potensi Unit Usaha BUMDes Hasil Pertanian

Bagaimana mendirikan unit usaha BUMDes hasil pertanian? Ada banyak hal, mulai dari kelayakan usaha, dan juga ketersediaan SDM desa yang akan menjalankan unit usaha tersebut. Mari kita bahas bersama.

Ryan Ariyanto by Ryan Ariyanto
April 21, 2022
in BUMDes, PUSTAKA
0
Unit Usaha BUMDes Hasil Pertanian
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on TekegranShare on Tekegran

Sedesa.id Sebagian besar desa di Indonesia adalah desa dengan potensi lokal berupa hasil pertanian. Kita tahu sektor pertanian masih menjadi persoalan bagi para petani, khususnya perihal harga bibit dan pupuk serta harga jual hasil pertanian yang tidak menentu. Maka, menjadi sangat menarik ketika BUMDes mengelola unit usaha BUMDes hasil pertanian, sebagai solusi bagi persoalan tersebut.

Unit Usaha BUMDes hasil pertanian ini, bisa kita jalankan tentu dengan melakukan identifikasi terlebih dahulu. Bagaimana sektor pertanian di desa kita? Apa yang menjadi produk unggulan pertanian desa kita? Berapa kemampuan produksi hasil pertanian tersebut? Bagaimana potensi pasar selama ini?

RelatedPosts

Strategi Promosi Digital untuk Desa Wisata Agar Ramai Pengunjung

5 Desa Wisata di Jawa Tengah yang Wajib Dikunjungi Akhir Pekan Ini

Panduan Merintis Desa Wisata dari Nol: Langkah, Modal, dan Contoh Sukses

Selain itu, juga perlu melakukan pengamatan mendalam perihal persoalan yang selama ini terjadi. Misalnya, apakah persoalan hama, persoalan pupuk dan bibit, atau persoalan pasar dan penjualan. Sehingga dalam merancang rencana usaha BUMDes nantinya telah memiliki gambaran bagaimana unit usaha akan berjalan.

Potensi pertanian bisa menjadi salah satu contoh unit usaha BUMDes sukses jika kita kerjakan dengan baik dan benar. Oleh sebab itu, perlu memperhatikan berbagai hal. Apa saja? Mari kita bahas.

Jump to section

2. Mendirikan Unit Usaha BUMDes Hasil Pertanian

  • 1. Memaksimalkan Nilai Ekonomi Hasil Pertanian Masyarakat Desa
  • 2. Mendirikan Unit Usaha BUMDes Hasil Pertanian
  • 3. Sumber Daya Manusia Menjadi Kunci Unit Usaha BUMDes Hasil Pertanian
  • 4. Mengapa Penting Adanya Pengolahan Produk Paska Panen?

Seperti yang saya tulis sebelumnya, keputusan untuk mendirikan unit usaha BUMDes hasil pertanian, harus melalui serangkaian pengamatan, dan uji kelayakan usaha. Ini agar unit usaha yang akan kita jalankan terhindar dari berbagai persoalan, utamanya persoalan pemasaran nantinya.

Setelah kita melakukan pengamatan potensi, melakukan studi kelayakan usaha BUMDes hasil pertanian.

Jika ternyata memang desa kita memiliki potensi dan layak, maka kita bisa memulai merancang unit usaha BUMDes. Ini perlu melibatkan banyak pihak, untuk mengadakan musyawarah desa.

Sahabat bisa membaca pada bagian ini: Proses Pendirian BUMDes dan bagaimana membuat Proposal Kelayakan Unit Usaha BUMDes.

Nantinya akan muncul berbagai masukan dalam musyawarah. Misalnya dari hasil amatan tersebut, apakah hasil pertanian cukup kita jual dalam bentuk bahan baku? Atau ada kemungkinan untuk kita olah menjadi barang jadi?

Sebagai contoh, ketika desa kita memiliki potensi pertanian padi, apakah cukup menjual dalam gabah saja? Atau BUMDes melakukan branding dengan menciptakan produk beras khas desa? Menjual beras kemasan?

Atau misalnya potensi yang ada adalah pertanian pisang. Apakah mungkin membuat olahan berbahan dasar pisang? Misalnya kripik pisang? Atau kemudian melakukan kerja sama sebagai penyedia bahan baku pisang untuk kebutuhan industri besar?

Contoh lain, jika ternyata hasil pertanian yang ada adalah pertanian musiman, seperti kopi dan cengkeh? Apakah kopi bisa kita olah lebih baik? Mengikuti standarisasi dalam industri kopi? Jika memungkinkan maka bisa kita lakukan.

Nah, untuk menjawab apakah bisa dan mungkin? Maka perlu melihat keberadaan sumber daya manusia desa. Apakah ada SDM yang berpengalaman dalam proses pengolahan hasil pertanian? Apakah ada yang memiliki kemampuan dalam membuat branding? Bagaimana SDM yang melaksanakan promosi dan pemasaran produk nantinya?

Jump to section

2. Mendirikan Unit Usaha BUMDes Hasil Pertanian

  • 1. Memaksimalkan Nilai Ekonomi Hasil Pertanian Masyarakat Desa
  • 2. Mendirikan Unit Usaha BUMDes Hasil Pertanian
  • 3. Sumber Daya Manusia Menjadi Kunci Unit Usaha BUMDes Hasil Pertanian
  • 4. Mengapa Penting Adanya Pengolahan Produk Paska Panen?
Page 2 of 4
Previous 1234 Next

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Previous Post

Permendesa No 3 Tahun 2021

Next Post

10 Peluang Usaha Sampingan Di Desa Yang Menguntungkan

Ryan Ariyanto

Ryan Ariyanto

Ryan Ariyanto, S.E., M.M. adalah praktisi dan trainer di bidang pengembangan sumber daya manusia desa, ekonomi kerakyatan, dan pariwisata berbasis komunitas. Lulusan S1 Manajemen Sumber Daya Manusia dan S2 Magister Manajemen Pariwisata, dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam pendampingan BUMDes, desa wisata, koperasi, ekonomi kreatif, serta pelatihan digital marketing dan penguatan kelembagaan desa. Aktif sebagai peneliti di Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM dan pengelola platform edukasi sedesa.id.

Related Posts

Ilustrasi flat promosi digital desa wisata
Desa Wisata

Strategi Promosi Digital untuk Desa Wisata Agar Ramai Pengunjung

by Ryan Ariyanto
September 22, 2026
0

Punya potensi alam dan budaya yang indah saja tidak cukup jika tidak ada yang tahu. Banyak desa wisata yang sebenarnya...

Read moreDetails
Ilustrasi flat desa wisata Jawa Tengah
Desa Wisata

5 Desa Wisata di Jawa Tengah yang Wajib Dikunjungi Akhir Pekan Ini

by Ryan Ariyanto
September 21, 2026
0

Jawa Tengah dikenal sebagai salah satu provinsi dengan jumlah desa wisata Jawa Tengah terbanyak di Indonesia, mulai dari dataran tinggi...

Read moreDetails
Ilustrasi flat merintis desa wisata dari nol
Desa Wisata

Panduan Merintis Desa Wisata dari Nol: Langkah, Modal, dan Contoh Sukses

by Ryan Ariyanto
September 20, 2026
0

Hampir setiap desa punya sesuatu yang bisa "dijual" kepada wisatawan, entah itu pemandangan alam, tradisi budaya, atau hasil bumi khas...

Read moreDetails

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Archive

Most commented

Foto Baju Adat Jawa di Jogja: Lokasi dan Cara Sewa Baju Adatnya!

Praktisi sedesa.id Dampingi Warga Muting Merauke Bangun Kelembagaan Ekonomi Kawasan

Memperkuat Kelembagaan Ekonomi Kawasan: Tim 16 TEP UGM & Warga Petakan Aset Produktif di Muting

Cara Menyeduh Kopi Robusta Wonosobo agar Rasa Smooth dan Tidak Pahit

Strategi Promosi Digital untuk Desa Wisata Agar Ramai Pengunjung

5 Desa Wisata di Jawa Tengah yang Wajib Dikunjungi Akhir Pekan Ini

  • About us
  • Terms of service
  • Privacy Policy
Call us: 085643190105

Sedesa.id © 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Panduan Praktis
    • Koperasi
    • Materi dan Publikasi
    • BUMDes
    • Peluang Usaha
  • Tentang Ryan
  • Catatan Penulis
  • Digital Marketing
  • Nalara Kopi
  • Kabar & Agenda
    • Sedesa TV
  • Pelatihan & Konsultasi
    • Pelatihan Wisata Berkelanjutan
    • Pelatihan Pasar Rakyat

Sedesa.id © 2026

Eksplorasi konten lain dari sedesa.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca