Menjadi Desa Kreatif Dengan Memenuhi Kebutuhan Sendiri

Menjadi Desa Kreatif Dengan Memenuhi Kebutuhan Sendiri

Sedesa.id Menjadi Desa Kreatif Dengan Memenuhi Kebutuhan Sendiri. Di saat sulit, sering kali ide akan muncul. Ide yang dalam skala besar atau berbasis komunitas pun akan muncul. Misalnya, ide kolektif warga desa untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri.

Pada artikel sebelumnya misalnya saya pernah menceritakan tentang bagaimana lumbung pangan keluarga mampu menjadi solusi di dalam menghadapi pandemi. Bahkan keberadaan lumbung pangan keluarga bisa menjadi ketahanan pangan nasional. Silakan baca: Desa Adalah Sumber Kehidupan dan Ketahanan Pangan Nasional

Apa saja hal kreatif lain yang muncul dalam situasi sulit karena pandemi? Jika kita jeli di masyarakat atau desa telah tumbuh berbagai inisiatif kreatif. Seperti membuat sabun dan masker yang saat ini sangat dibutuhkan.

Menjadi Desa Kreatif Dengan Membuat Deterjen Sendiri

Salahsatu cara terhindar dari infeksi Corona adalah dengan sesering mungkin mencuci tangan menggunakan sabun atau deterjen. Hal ini membuat kebutuhan deterjen melonjak drastis.

Silakan hitung berapa rupiah yang dikeluarkan setiap keluarga untuk belanja deterjen setiap hari, termasuk untuk mencuci pakaian, piring, mandi dan mencuci tangan.

Jika setiap rumah tangga membutuhkan Rp. 5 ribu sctiap hari, maka dalam sehari Desa dengan 4000 KK
menghabiskan uang Rp. 20 juta. Kenapa kita tidak membuat saja sendiri deterjen untuk kebutuhan ini? Dengan begitu uang Rp. 20 juta akan mengalir pada kantung warga desa kita sendiri.

Bagaimana caranya warga atau kelompok ibu rumah tangga memiliki kemampuan membuat deterjen sendiri?

Mudah saja, datangkan orang yang memiliki kemampuan mumpuni dalam pembuatan deterjen. Desa bisa
memfasilitasi pelatihan ini. Lagi-lagi, karena dilarang menciptakan kerumunan atau pertemuan maka pelatihan bisa dilakukan melalui video dan diedarkan melalui Media Sosial.

Ke depan, warga akan didorong untuk membuat sendiri aneka bahan kebutuhan sehari-hari sehingga tidak perlu membeli dari tempat lain atau pabrikan. Misalnya membuat shampoo, pasta gigi dan sebagainya.

Setelah badai Corona usai, langkah ini akan menjadi unit usaha yang sangat menguntungkan
bagi desa jika dikelola BUMDes.

Menjadi Desa Kreatif Dengan Membuat Masker Sendiri

Masker adalah pelindung diri yang sangat penting di masa Social Distance ini. Agar efisien, warga harus diajari membuat sendiri masker dengan standar kualitas yang disesuaikan dengan anjuran Dinas Kesehatan.

Selain bisa menghemat anggaran, masker buatan akan lebih awet dan bisa digunakan kembali setelah dicuci dengan deterjen dan air panas. Program ini akan juga memberikan peluang pendapatan bagi para ibu atau penjahit yang bemitra dengan Pemerintah Desa khasiat kesehatan yang unggul.

Silakan pelajari selengkapnya tema Menjadi Desa Kreatif di dalam majalah desa raya. Silakan Download Majalah Desa Raya melalui klik tautan berikut: Download Majalah Desa Raya.

Semoga pembahasan kali ini mengenai Menjadi Desa Kreatif Dengan Memenuhi Kebutuhan Sendiri dapat dijadikan bahan bacaan bagi sahabat sekalian, jika desa sahabat ingin membuat majalah atau mempromosikan melalui majalah desa dapat menghubungi kami. Terima kasih. Salam. Ari Sedesa.id

More Stories
Cara Membuat Video Promosi dengan powerpoint animasi (download desain)
Cara Membuat Video Promosi dengan powerpoint animasi (download desain)