• Call: +6285643190105
  • E-mail: sapasedesa@gmail.com
  • Login
  • Register
Education Blog
  • Desa
    • Koperasi
    • BUMDes
    • Peluang Usaha
    • Materi dan Publikasi
  • Digital Marketing
  • Nalara Kopi
  • Sedesa TV
  • Layanan
    • Pelatihan Wisata Berkelanjutan
    • Pelatihan Pasar Rakyat
No Result
View All Result
sedesa.id
No Result
View All Result
Home PUSTAKA Materi dan Publikasi

Buku Pembangunan Desa; Transformasi Kebijakan Dan Pembangunan Desa Merespon Era Revolusi Industri 4.0

Ryan Ariyanto by Ryan Ariyanto
Agustus 28, 2020
in Materi dan Publikasi
2
Buku Pembangunan Desa; Transformasi Kebijakan Dan Pembangunan Desa Merespon Era Revolusi Industri 4.0

Buku Pembangunan Desa; Transformasi Kebijakan Dan Pembangunan Desa Merespon Era Revolusi Industri 4.0

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on TekegranShare on Tekegran

Sedesa.id Dalam kesempatan ini kami kembali memberikan sumber literasi Buku Pembangunan Desa yang mana harapannya dapat dijadikan refrensi dalam upaya melaksanakan pembangunan desa. Buku bisa dijadikan media percepatan tersampaikannya ilmu pengetahuan dan informasi. sehingga dapat menjadi pedoman dalam melaksanakan proses pembangunan di desa.

Kali ini seri literasi Buku Pembangunan Desa adalah Buku Desa Cerdas: Transformasi Kebijakan Dan Pembangunan Desa Merespon Era Revolusi Industri 4.0, bagaimana isi buku ini? Bagaimana posisi desa di dalam era revolusi industri 4.0? Sedikit ulasannya dari isi buku di bawah ini:

RelatedPosts

Download Buku Tamu Koperasi untuk Koperasi Umum dan KOPDES Merah Putih

Download Buku Notulen Rapat Pengurus Koperasi untuk Koperasi Umum dan KOPDES Merah Putih

Download Buku Notulen Rapat Anggota Koperasi untuk Koperasi dan Koperasi Desa Merah Putih

Menjawab Tantangan “Desa” di Era Revolusi Industri 4.0

Desa sebagai unit terkecil dalam tata kelola pemerintahan, merupakan komponen penng dalam menggerakan masyarakat Indonesia. Jika proses pembangunan nasional yang dijalankan cenderung bias kota, maka permasalahan sosial dan polik seper tentang meningkatnya urbanisasi akan terjadi. Pada tahun 2016, sekitar 52% dari total populasi penduduk Indonesia nggal di kota. Bandingkan dengan data tahun 2010 di mana hanya 49,79% penduduk yang nggal di kota dan 50,21% nggal di desa (BPS, 2011). Meningkatnya arus urbanisasi ini, salah satu alasan utamanya adalah karena desa dinilai dak memberi sumber kehidupan yang layak, sehingga penduduk memutuskan untuk mengadu nasib ke kota.

Membangun Indonesia dari pinggiran merupakan prioritas utama pemerintah sampai saat ini. Langkah itu untuk memangkas kempangan antara desa dengan kota. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Ternggal dan Transmigrasi dengan mengacu pada Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Ternggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2015, mempunyai tugas untuk menjalankan pembangunan desa dan kawasan perdesaan, pemberdayaan masyarakat desa, percepatan pembangunan daerah ternggal, dan transmigrasi untuk membantu Presiden dalam menyelenggarakan pemerintahan negara. Tujuannya, dak lain adalah untuk menciptakan “keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia” sebagai yang tercantum dalam dasar negara kita yaitu Pancasila.

Untuk menjawab tantangan di atas, pemerintah telah mengeluarkan berbagai upaya, salah satunya melalui UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Sejak pertama kali UU Desa diimplementasikan, berbagai perubahan sosial dan polik terjadi di desa. Pertumbuhan ekonomi desa meningkat mencapai 12% pada tahun 2016, melebihi pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya 5%. Jumlah desa ternggal mengalami penurunan dari 45% menjadi 32% dari total seluruh desa. Sementara desa yang mengalami perkembangan meningkat, dari 30% menuju 45% (World Bank, 2017). Hadirnya UU Desa yang salah satu mandatnya adalah mengucurkan hampir 1 Miliar rupiah per desa, telah menciptakan perkembangan dan pembangunan di desa-desa.

Dijalankannya UU Desa yang mewajibkan pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menjadikan jumlah unit usaha milik desa meningkat tajam. Pada tahun 2016, jumlah BUMDes mencapai 22.000, di mana sekitar 4.000 BUMDes telah mampu menghasilkan profit dan berkontribusi terhadap Alokasi Dana Desa (ADD) (World Bank, 2017). Pada tahun 2018 jumlah BUMDes meningkat pesat menjadi sekitar 39.000 dari total 74.958 jumlah desa yang ada di Indonesia (Kontan, 24/09/2018).

Capaian di atas dak lantas membuat kita harus berpangku tangan. Berbagai permasalahan dan tantangan saat ini masih berada di hadapan kita. Salah satunya adalah tentang mau dan mampukah desa merespon revolusi industri 4.0 yang telah banyak mendisrupsi berbagai akvias manusia. Disrupsi arnya bahwa telah terjadinya perubahan fundamental. Melalui revolusi industri 4.0 itu, maka digitalisasi marak terjadi yang memaksa kita untuk berubah.

Era disrupsi ini, oleh sebagian orang dinilai sebagai ancaman dan sebagian lain menilainya sebagai peluang. Ancaman benar-benar akan terjadi jika kita dak mau berubah dan merasa nyaman dengan kondisi saat ini. Hal itu sudah pas akan membuat kita terperosok dalam keternggalan. Sehingga salah satu prasyarat utama agar revolusi industri 4.0 yang dinilai sebagai “ancaman” dapat menjadi “peluang” adalah dengan cara berani berubah untuk mengambil nilai posif dari era disrupsi.

Buku “Desa Cerdas: Transformasi Kebijakan dan Pembangunan Desa Merespon Era Revolusi Industri 4.0” ini mengelaborasi dengan baik tentang empat pengalaman Desa dalam merespon digitalisasi. Kemampuan desa tersebut telah membuatnya dapat disebut sebagai Smart Village atau Desa Cerdas. Buku ini memberi pelajaran yang cukup penng bagi desa tentang bagaimana untuk berani berubah dalam merespon era disrupsi. Pengalaman yang dijelaskan dari empat studi kasus buku ini yaitu tentang proses inisiasi, perumusan, pelaksanaan, hingga evaluasi dalam pembangunan Desa Cerdas patut kita jadikan rujukan untuk membangun desa sesuai dengan potensinya masing-masing.

Keberadaan 39.000 BUMDes yang tersebar di seluruh Indonesia, harus berani berubah dalam menyambut era disrupsi seper yang dijelaskan dalam empat kasus dalam buku ini. Dengan keberanian berubah itu, maka tantangan era disrupsi dak lagi menjadi “ancaman”, namun justru menjadi “peluang” untuk menciptakan ekonomi berdikari dan kedaulatan polik bagi desa.

Dr. Anwar Sanusi Sekretaris Jenderal Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi

Desa Cerdas:
Transformasi Kebijakan Dan Pembangunan Desa Merespon Era Revolusi Industri 4.0

Penulis :
Anang Dwi Santoso, S.AP, MPA
Cinintya Audori Fathin, S.IP
Kurnia Cahyaningrum Effendi, S.IP
Arif Novianto, S.IP
Haening Ratna Sumiar, S.Ps
Dewa Ayu Diah Angendari, S.IP, MA
Birgia Purnama Putri, S.IP , MSc

Editor :
Dr. Erwan Agus Purwanto
Dr. Dedy Permadi

Diterbitkan oleh : Center for Digital Society Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Polik, Universitas Gadjah Mada
Bekerjasama dengan : Instute of Governance and Public Affairs (IGPA) UGM

Download Buku Penunjang Pembangunan Desa; Desa Cerdas: Transformasi Kebijakan Dan Pembangunan Desa Merespon Era Revolusi Industri 4.0

Bagi Anda yang ingin mendapatkan Buku Pembangunan Desa seperti Buku Desa Cerdas di atas, silakan menghubungi kami melalui WhatsApp (Hubungi Kami) dan sebutkan bahwa Anda ingin mendapatkan Buku Desa Cerdas: Transformasi Kebijakan Dan Pembangunan Desa Merespon Era Revolusi Industri 4.0

Terima kasih semoga dapat menjadi sumber literasi bagi kita bersama dalam upaya membangun Indonesia dari Desa. Semoga bermanfaat. Salam. Ari Sedesa.id

Download Buku Lainnya:
Download Buku Kewenangan Desa Dan Regulasi Desa
Download Buku Kepemimpinan Desa
Download Buku Demokratisasi Desa

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Previous Post

Contoh Struktur BUMDes beserta penjelasan Jobdeskripsi

Next Post

Apa Saja Sumber Pendapatan Desa dalam UU Desa

Ryan Ariyanto

Ryan Ariyanto

Ryan Ariyanto, S.E., M.M. adalah praktisi dan trainer di bidang pengembangan sumber daya manusia desa, ekonomi kerakyatan, dan pariwisata berbasis komunitas. Lulusan S1 Manajemen Sumber Daya Manusia dan S2 Magister Manajemen Pariwisata, dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam pendampingan BUMDes, desa wisata, koperasi, ekonomi kreatif, serta pelatihan digital marketing dan penguatan kelembagaan desa. Aktif sebagai peneliti di Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM dan pengelola platform edukasi sedesa.id.

Related Posts

Sedesa.id Download Buku Tamu Koperasi untuk Koperasi Umum dan KOPDES Merah Putih
Koperasi

Download Buku Tamu Koperasi untuk Koperasi Umum dan KOPDES Merah Putih

by Ryan Ariyanto
April 2, 2026
0

Sedesa.id Dalam pengelolaan koperasi yang tertib dan profesional, setiap kunjungan, agenda pertemuan, maupun tamu yang datang ke kantor koperasi sebaiknya...

Read moreDetails
sedesa.id Download Buku Notulen Rapat Pengurus Koperasi untuk Koperasi Umum dan KOPDES Merah Putih
Koperasi

Download Buku Notulen Rapat Pengurus Koperasi untuk Koperasi Umum dan KOPDES Merah Putih

by Ryan Ariyanto
April 2, 2026
0

Sedesa.id Dalam pengelolaan koperasi yang tertib dan profesional, setiap keputusan penting tidak cukup hanya dibahas secara lisan. Pengurus koperasi perlu...

Read moreDetails
Sedesa.id BBuku Notulen Rapat Anggota Koperasi dan Koperasi Desa Merah Putih
Koperasi

Download Buku Notulen Rapat Anggota Koperasi untuk Koperasi dan Koperasi Desa Merah Putih

by Ryan Ariyanto
April 2, 2026
0

Sedesa.id Dalam pengelolaan koperasi yang sehat, tertib, dan profesional, setiap keputusan penting tidak boleh hanya diingat secara lisan. Keputusan tersebut...

Read moreDetails

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Archive

Most commented

Download Buku Tamu Koperasi untuk Koperasi Umum dan KOPDES Merah Putih

Download Buku Notulen Rapat Pengurus Koperasi untuk Koperasi Umum dan KOPDES Merah Putih

Download Buku Notulen Rapat Anggota Koperasi untuk Koperasi dan Koperasi Desa Merah Putih

Rekrutmen SPPI–KDKMP 2026: Syarat dan Cara Daftar Serta Hal yang Perlu Dipahami

Download Buku Daftar Pengawas Koperasi: Pengertian, Fungsi, Format, dan Administrasi Untuk Koperasi Desa Merah Putih

Download Buku Daftar Pengurus Koperasi: Pengertian, Fungsi, Format, dan Format Untuk Koperasi Desa Merah Putih

Seedbacklink
  • About us
  • Terms of service
  • Privacy Policy
Call us: 085643190105

Sedesa.id © 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Desa
    • Koperasi
    • BUMDes
    • Peluang Usaha
    • Materi dan Publikasi
  • Digital Marketing
  • Nalara Kopi
  • Sedesa TV
  • Layanan
    • Pelatihan Wisata Berkelanjutan
    • Pelatihan Pasar Rakyat

Sedesa.id © 2025

Eksplorasi konten lain dari sedesa.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca