Sedesa.id masih banyak yang belum memahami strategi dan cara menentukan harga produk atau jasa sehingga penentuan harga sering kali berdasar hitung-hitungan yang tidak dilakukan analisis secara detail dan rinci. Jangan salah, bahwa dalam menentukan sebuah harga produk Anda sebagai calon pengusaha sukses harus memahami betul langkah-langkah yang perlu Anda ambil, langkah ini adalah bagian dari strategi yang akan menentukan kesesuaian atau ketepatan dari harga produk Anda bagi konsumen produk Anda.
Mengapa ini menjadi penting? Karena tanpa mengetahui seluk beluk kemampuan ekonomi dan keinginan pasar akan harga suatu produk atau jasa, Anda bisa salah dalam memberikan harga, jika sudah demikian maka produk atau jasa Anda kemungkinan besar tidak laku, kenapa? Karena daya beli konsumen atau masyarakat tidak dapat menjangkau dari harga produk atau jasa Anda.
Pada dasarnya keberhasilan dalam menentukan harga jual produk atau jasa yang tepat akan mempengaruhi laku atau tidaknya suatu produk atau jasa yang Anda tawarkan kepada konsumen.
Tidak dapat dipungkiri bahwa harga jual suatu produk atau jasa akan menjadi salah satu dari kunci sukses usaha Anda. Sebab secara tidak langsung, calon pembeli atau konsumen akan terpengaruh untuk membeli produk atau jasa Anda ketika Anda berhasil menentukan harga jual yang tepat dan sesuai kemampuan konsumen Anda.
Oleh sebab itu, maka dibutuhkan strategi yang tepat dalam menentukan harga jual suatu produk atau jasa, berikut beberapa hal yang menjadi strategi dalam menentukan harga produk atau jasa.
Penetapan Harga Mark Up yaitu cara menentukan harga jual per unit produk dengan menentukan kelebihan harga dari harga dasar tiap produk untuk mendapatkan keuntungan. Maka, penetapan harga mark up berupa nominal. Sebagai contoh ketika Doni menginginkan untuk mendapatkan keuntungan sebesar Rp.50.000 per item dari produk yang dia jual, maka dia harus menambahkan harga mark up tersebut di akhir ketika sudah diketahui harga dasarnya.
Menggunakan contoh soal sebelumnya, maka perhitungan menjadi:
Doni mendapatkan order sarung bantal sofa sebanyak 100 buah. Biaya yang Doni keluarkan untuk memproduksi sarung bantal sofa sebesar Rp. 3.000.000. Doni telah menentukan agar mendapatkan keuntungan dengan harga mark up sebesar Rp.1.000.000 maka perhitungan menjadi: Rp.3.000.000 + Rp.1.000.000 = Rp.4.000.000 Harga jual = Rp.4.000.000 / 100 = Rp.4000
Maka agar mendapatkan mark up keuntungan sebesar Rp.1.000.000 Doni harus menjual sarung bantal sofa tersebut kepada konsumen dengan harga empat ribu rupiah. Ada selisih seribu rupiah dari metode sebelumnya.
Pada dasarnya, sebagian besar pelaku usaha, akan lebih banyak yang menentukan harga jual secara mark up karena dirasa akan jauh lebih mudah dalam menentukan harga jual terlebih dalam transaksi dengan tawar menawar.
Metode mark up, akan sama-sama menguntungkan ketika pasar produk Anda adalah konsumen yang memang berada di pasar dan suka menawar, sehingga harga yang disepakati adalah harga yang tetap memberi Anda keuntungan, karena telah Anda mark up walau akhirnya ditawar oleh konsumen Anda.
Nah, demikian adalah pembahasan lengkap dari Strategi dalam menentukan harga produk, kemudian Cara Menentukan Harga Pokok Penjualan. Namun ingat, dalam menentukan harga Anda harus dapat berpikir jernih dan disesuaikan dengan kondisi, terutama bagi Anda pengusaha yang memiliki saingan, jangan sampai Anda menimbulkan persaingan atau perang harga? Kenapa karena perang harga akan sangat merugikan.
Pembahasan strategi serta rumus di atas dapat digunakan dalam menentukan harga jual produk atau jasa, menentukan harga pokok produksi, menentukan harga perolehan usaha, menentukan harga reseller, menentukan harga pokok penjualan menentukan harga jual makanan, serta menentukan harga produk dan jasa pada umumnya.
Semoga pembahasan cara menentukan harga produk kali ini bermanfaat dan dapat menjadikan kita memiliki pemahaman dalam menentukan harga yang tepat untuk produk atau jasa yang kita tawarkan kepada konsumen. Salam Pengusaha Sukses! Salam Sukses! Ari Sedesa.id





itu maksudnya kalau mau mendapat margin 10% harus menjual dengan 303.000 kan bukan 3.000? agak ambigu