Mengapa perusahaan melakukan diversifikasi produk

Mengapa perusahaan melakukan diversifikasi produk? – Ngobrol Seputar Marketing

Sedesa.id Dalam kesempatan Ngobrol Bareng Seputar Marketing kali ini saya mengambil tema Mengapa perusahaan melakukan diversifikasi produk? Hal ini penting untuk kita pahami, baik sebagai pelaku usaha mandiri, UMKM atau pun BUMDes. Pada akhirnya kita akan membutuhkan strategi dalam melakukan diversifikasi produk atau jasa kita.

Apa itu Diversifikasi Produk? Diversifikasi Produk adalah salah satu cara untuk meningkatkan volume penjualan yang dapat dilakukan oleh perusahaan, dalam Video ini mengambil contoh Coca Cola Company dan Unilever. Apa yang Coca Cola Company dan Unilever patut dijadikan contoh, bagaimana perusahaan multinasional ini mampu menangkap pasar dan membuat lini produk yang luar biasa di dalam pemenuhan kebutuhan cairan tubuh.

Pertanyaan paling umum adalah Mengapa perusahaan melakukan diversifikasi produk? Alasan perusahaan melakukan diversifikasi produk tentu bermacam, namun secara garis besar jawabannya adalah; karena perusahaan tersebut sudah memasuki ke dalam tahap kedewasaan.

Strategi diversifikasi yaitu bagaimana cara perusahaan dalam melakukan dan membagi produknya. Strategi ini dikembangkan perusahaan dengan berbagai tujuan pemasaran produk.

Apa fungsi diversifikasi produk? Diversifikasi berfungsi untuk penganekaragaman product (bidang usaha) atau juga lokasi sebuah perusahaan yang dilakukan oleh perusahaan untuk atau guna memaksimalkan keuntungan sehingga arus-kas pada perusahaan itu dapat lebih stabil.

Penerapan Strategi Diversifikasi. Bagaimana penerapannya? Sederhananya yaitu dengan membuat produk baru atau memperbaharui produk yang sudah dimiliki. Tentu jangan sampai memakan atau mengorbankan keberadaan pasar dari produk yang sudah ada.

Karenanya bisa melakukan strategi, seperti dari segi ukuran, warna, tipe, model sampai kegunaan atau target pasar yang dituju. Sesuatu yang baru yang dikembangkan dari produk sebelumnya, atau memang benar-benar baru namun masih terkait, bahkan bisa saja tidak terkait dari produk utama perusahaan.

Sebagai contoh, coca cola company membuat fanta, spirte sampai teh, tanpa harus mengubah keberadaan produk utamanya yaitu minuman soda yaitu coca cola.

Berikut adalah Video Ngobrol Bareng Sputar Bumdes Bersama Remo Adhy Pradana

Youtube.com/caraari

Kesimpulan

Ketika kita menjalankan sebuah perusahaan, baik usaha kecil yang sedang kita rintis atau pun kita telah menjalankan usaha yang sudah mapan, kita memerlukan diversifikasi atas produk atau jasa yang kita tawarkan. Namun, perlu hati-hati di dalam melakukan strategi ini. Jika keliru, bisa jadi produk kita justru saling memakan. Pasar menjadi bias ketika produk yang sama-sama kita bangun saling berebut pasar.

#NgobrolBarengSeputarMarketing adalah program pembelajaran seputar pemasaran dan dunia usaha yang diselenggarakan melalui Youtube Cara Ari. Sahabat bisa mengajukan pertanyaan seputar usaha dan pemasaran, akan dijawab dan dibahas lengkap oleh nara sumber yang berpengalaman di bidang pemasaran dan usaha. Demikian pembahasan kali ini, semoga bermanfaat. Salam. Ari Sedesa.id

More Stories
Cara Membuat Iklan Gratis di Era Digital
Cara Membuat Iklan Gratis di Era Digital