• Call: +6285643190105
  • E-mail: sapasedesa@gmail.com
  • Login
  • Register
Education Blog
  • Desa
    • Koperasi
    • BUMDes
    • Peluang Usaha
    • Materi dan Publikasi
  • Digital Marketing
  • Nalara Kopi
  • Sedesa TV
  • Layanan
    • Pelatihan Wisata Berkelanjutan
    • Pelatihan Pasar Rakyat
No Result
View All Result
sedesa.id
No Result
View All Result
Home PUSTAKA Desa

Potensi Desa Wisata Budaya di Indonesia

Ryan Ariyanto by Ryan Ariyanto
Oktober 8, 2020
in Desa, Desa Wisata
4
Potensi Desa Wisata Budaya di Indonesia
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on TekegranShare on Tekegran

Sedesa.id Potensi Desa Wisata Budaya di Indonesia. Indonesia memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa. Jika kita data dari Sabang sampai Merauke, akan kita dapati hasil luar biasa, membuat kita takjub dengan kekayaan alam, warisan tradisi dan budaya. Keragaman ini memiliki potensi luar biasa bagi Indonesia.

Jika kita tarik lebih dalam, di setiap daerah dengan potensi masing-masing, maka ada desa yang menjadi bagian tidak terpisahkan dan menjadi potensi yang masih tersimpan selama ini.

RelatedPosts

Merancang Wisata Karimunjawa 3 Hari 2 Malam untuk Pertama Kali

Panduan Wisata Batam 3 Hari 2 Malam untuk Pertama Kali Berkunjung

Eksplor Bromo Tengger Semeru: 6 Aktivitas Alam dan Budaya yang Tak Boleh Dilewatkan

Di berbagai daerah desa mulai muncul dengan berbagai potensi yang diangkat, baik itu potensi alam yang dimiliki atau pun potensi sumber daya manusia, tradisi dan warisan budaya. Salah satunya adalah dengan membuat atraksi wisata. Desa wisata adalah jawaban! Sebagai salah satu cara untuk mengembangkan potensi desa wisata di Indonesia.

1. Melihat Potensi Budaya Sebagai Destinasi Wisata

Apa yang menarik para pelancong? Baik itu lokal atau pun manca negara? Jawabannya tidak lain adalah keindahan alam dan keragaman budaya Indonesia. Apa yang mereka inginkan? Memiliki kenangan, pengalaman luar biasa dari sebuah kunjungan atau perjalanan ke suatu daerah.

Apa yang bisa memberikan pengalaman luar biasa selain pemandangan dan keindahan alam bumi Indonesia? Ya, budaya! Kekayaan budaya Indonesia, kearifan lokal yang begitu beragam, sesuatu yang menjadi bagian dari falsafah kehidupan masyarakat ini bisa menjadi potensi luar biasa dalam upaya menarik pengunjung.

Kita bisa lihat di berbagai daerah desa wisata di kemas dengan berbagai kearifan lokal yang ada.  Tidak hanya mengandalkan kekayaan alam atau kondisi alam yang ada di desa. Namun lebih mengedepankan model atraksi wisata yang menonjolkan kehidupan masyarakat, kehidupan budaya dan atraksi yang menarik, sesuatu yang telah ada di masyarakat.

2. Mengembangkan Desa Wisata Berbasis Budaya Sebagai Upaya Melestarikan Budaya

Tidak dapat kita ungkiri, kelestarian adat, tradisi dan budaya mulai terkikis jaman. Generasi penerus mulai tidak memahami tradisi dan budaya yang ada di daerah atau tanah kelahirannya. Hal ini menjadikan budaya lama kelamaan tidak ada yang meneruskan.

Jika generasi penerus mulai tidak tertarik menekuni tradisi dan budaya yang ada, maka bisa dipastikan secara pelan-pelan budaya yang kita miliki pun akan terkikis, ditinggalkan oleh generasi penerus, tidak ada yang menjadi waris dari budaya tersebut.

Bagaimana cara agar generasi penerus tertarik dengan budaya yang ada? salah satunya adalah dengan mengemas dalam bentuk kegiatan, yaitu kegiatan atraksi wisata. Budaya yang dibalut dengan kegiatan desa wisata ini maka bisa menarik generasi penerus. Ada nilai tambah, ada nilai terbarukan, sebab tidak hanya menjalankan budaya namun juga menjalankan kegiatan wisata.

Maka jelas, keberadaan desa wisata berbasis budaya ini juga dapat dimaknai sebagai upaya nyata dalam melestarikan budaya yang ada. Sebab budaya yang sangat beragam ini memiliki potensi luar biasa dalam sektor wisata.

3. Menjawab Kekhawatiran Rusaknya Budaya dalam Atraksi Desa Wisata

Salah satu kekhawatiran dalam menjalankan desa wisata berbasis budaya adalah terjadinya kerusakan budaya. Mengapa ini muncul? Karena adanya kontaminasi dari luar, dan selain itu ditakutkan fokus dari pada kegiatan budaya lebih diutamakan untuk kegiatan atau atraksi wisata sehingga kehilangan nilainya.

Kekhawatiran ini tidak salah, memang tidak dapat dipungkiri bahwa sangat mungkin adanya pergeseran nilai budaya ketika fokusnya selalu memikirkan keuntungan semata. Memikirkan hanya pada kegiatan atraksi desa wisatanya saja.

Maka, untuk menjawab hal ini perlu adanya pemisahan antara budaya sebagai tradisi luhur dan budaya yang ‘diperbolehkan’ untuk diakses oleh masyarakat umum. Misalnya, jika memang kegiatan budaya berhubungan dengan hari besar atau sesuatu yang sakral di masyarakat, maka bisa mengambil pilihan untuk menutup kunjungan wisata.

Sedangkan yang ada dalam atraksi adalah bagian lain, sesuatu yang boleh dilihat atau diakses oleh orang luar. Selain itu tentu saja, dalam menjalankan desa wisata berbasis budaya ini jangan sampai mengeksploitasi kegiatan budaya sebagai satu-satunya daya tarik bagi wisatawan.

4. Potensi Desa Wisata Budaya di Indonesia Sangat Besar

Benar adanya potensi desa wisata di Indonesia sangat besar dan pemerintah selama ini juga telah memiliki fokus luar biasa di sektor wisata dan juga desa. Maka mengawinkan dua fokus pemerintah pusat yaitu wisata dan desa menjadi satu hal yang menarik.

Desa Wisata berbasis budaya ini tentu ditentukan dengan berbagai kebijakan lokal. Ketika desa akan menjalankan desa wisata budaya semua perlu dilakukan pengamatan yang mendalam. Perlu adanya musyawarah desa dan juga upaya untuk membuat analisis kelayakan desa wisata.

Kesimpulan

Desa memiliki potensi luar biasa dalam bidang pariwisata desa. Ini pekerjaan kita bersama bagaimana melakukan serangkaian strategi, menyusun konsep desa wisata berbasis budaya yang baik.

Baik dalam arti layak untuk pengunjung dan tidak mengikis nilai budaya itu sendiri. Generasi muda, melalui kegiatan desa wisata budaya diharapkan menjadi tertarik dan peduli untuk terus melestarikan budaya yang ada.

Demikian pembahasan kita kali ini tentang Potensi Desa Wisata Budaya di Indonesia semoga bermanfaat. Salam. Ari Sedesa.id

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Tags: BUMDes SuksesdesaDesa Wisata
Previous Post

Cara Membuat Profil BUMDes Yang Menjual

Next Post

Jelajah Desa Wisata Tempur Yang Memesona

Ryan Ariyanto

Ryan Ariyanto

Ryan Ariyanto, S.E., M.M. adalah praktisi dan trainer di bidang pengembangan sumber daya manusia desa, ekonomi kerakyatan, dan pariwisata berbasis komunitas. Lulusan S1 Manajemen Sumber Daya Manusia dan S2 Magister Manajemen Pariwisata, dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam pendampingan BUMDes, desa wisata, koperasi, ekonomi kreatif, serta pelatihan digital marketing dan penguatan kelembagaan desa. Aktif sebagai peneliti di Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM dan pengelola platform edukasi sedesa.id.

Related Posts

Merancang Wisata Karimunjawa 3 Hari 2 Malam untuk Pertama Kali
Desa Wisata

Merancang Wisata Karimunjawa 3 Hari 2 Malam untuk Pertama Kali

by Ryan Ariyanto
Februari 15, 2026
0

Sedesa.id Karimunjawa selalu muncul dalam daftar destinasi yang “ingin didatangi, tapi entah kapan”. Letaknya di utara Pulau Jawa, masuk wilayah...

Read moreDetails
Sedesa.id Pulau Pecong Sepotong Surga di Batam, Kepulauan Riau
Desa Wisata

Panduan Wisata Batam 3 Hari 2 Malam untuk Pertama Kali Berkunjung

by Ryan Ariyanto
Februari 5, 2026
0

Batam adalah salah satu destinasi wisata paling strategis di Indonesia. Letaknya yang hanya selemparan batu dari Singapura dan Malaysia membuat...

Read moreDetails
Eksplor Bromo Tengger Semeru: 6 Aktivitas Alam dan Budaya yang Tak Boleh Dilewatkan
Desa Wisata

Eksplor Bromo Tengger Semeru: 6 Aktivitas Alam dan Budaya yang Tak Boleh Dilewatkan

by Ryan Ariyanto
Februari 5, 2026
0

Gunung Bromo selalu punya cara membuat orang jatuh cinta. Kawah luas yang diselimuti kabut dingin, hamparan pasir vulkanik, hingga matahari...

Read moreDetails

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Archive

Most commented

Download Buku Tamu Koperasi untuk Koperasi Umum dan KOPDES Merah Putih

Download Buku Notulen Rapat Pengurus Koperasi untuk Koperasi Umum dan KOPDES Merah Putih

Download Buku Notulen Rapat Anggota Koperasi untuk Koperasi dan Koperasi Desa Merah Putih

Rekrutmen SPPI–KDKMP 2026: Syarat dan Cara Daftar Serta Hal yang Perlu Dipahami

Download Buku Daftar Pengawas Koperasi: Pengertian, Fungsi, Format, dan Administrasi Untuk Koperasi Desa Merah Putih

Download Buku Daftar Pengurus Koperasi: Pengertian, Fungsi, Format, dan Format Untuk Koperasi Desa Merah Putih

Seedbacklink
  • About us
  • Terms of service
  • Privacy Policy
Call us: 085643190105

Sedesa.id © 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Desa
    • Koperasi
    • BUMDes
    • Peluang Usaha
    • Materi dan Publikasi
  • Digital Marketing
  • Nalara Kopi
  • Sedesa TV
  • Layanan
    • Pelatihan Wisata Berkelanjutan
    • Pelatihan Pasar Rakyat

Sedesa.id © 2025

Eksplorasi konten lain dari sedesa.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca