Sedesa.id Setiap koperasi desa pasti punya unit usaha. Entah itu toko sembako, simpan-pinjam, jasa sewa traktor, pengelolaan wisata, atau penjualan produk lokal. Tapi pertanyaannya: siapa yang memastikan usaha koperasi berjalan, untung, dan bertumbuh?
Di sinilah peran penting Wakil Ketua Bidang Usaha Koperasi Desa. Ia bukan sekadar “wakil” yang menggantikan ketua saat absen. Ia adalah penggerak utama aktivitas ekonomi koperasi. Tanpa posisi ini, koperasi bisa punya banyak rencana tapi tidak ada yang dijalankan secara serius.
Berdasarkan dokumen resmi yang ada, terutama Surat Edaran No. 1 Tahun 2025 dan Juklak Koperasi Desa Merah Putih, struktur organisasi koperasi desa belum dijabarkan secara terperinci per jabatan.
Namun, berdasarkan prinsip tata kelola koperasi pada umumnya serta praktik koperasi desa di Indonesia. Mari kita bahas lebih dalam apa saja tugas dan tanggung jawab Wakil Ketua Bidang Usaha, serta bagaimana menjadikan posisi ini strategis untuk mendorong kemandirian ekonomi desa.
Siapa Itu Wakil Ketua Bidang Usaha?
Wakil Ketua Bidang Usaha adalah bagian dari jajaran pengurus koperasi yang bertanggung jawab langsung pada aspek usaha atau bisnis koperasi. Ia bekerja merancang, mengawasi, dan mengevaluasi unit-unit usaha koperasi agar memberi manfaat ekonomi maksimal kepada anggota.
Dalam koperasi desa Merah Putih, jabatan ini sangat penting karena koperasi dituntut tidak hanya formal, tapi juga punya aktivitas usaha riil yang mandiri dan berkelanjutan.
Baca: Struktur Organisasi Koperasi Desa Merah Putih: Siapa Mengatur, Siapa Diawasi?
Kenapa Jabatan Ini Krusial?
Seringkali, koperasi desa hanya berjalan di atas kertas. RAT dilaksanakan, pengurus dilantik, tapi usahanya tidak jalan atau tidak berkembang. Penyebab utamanya adalah tidak adanya manajemen usaha yang serius. Dan posisi Wakil Ketua Bidang Usaha lah yang harus menjadi penggeraknya.
Jika koperasi ingin punya dampak ekonomi nyata, maka posisi ini:
- Harus aktif dan profesional
- Tidak hanya “bantu-bantu”, tapi benar-benar menyusun dan mengelola rencana bisnis
- Harus paham sedikit banyak soal pemasaran, rantai pasok, dan kebutuhan anggota
Tips Jadi Wakil Ketua Bidang Usaha yang Andal
- Lakukan riset kecil tentang kebutuhan warga dan potensi desa
- Buat rencana usaha sederhana tapi realistis
- Libatkan anggota dan jangan jalan sendiri
- Belajar dari koperasi sukses lain di desa lain
- Bangun jejaring dengan BUMDes, toko desa, atau mitra luar
- Evaluasi berkala dan siap mengubah strategi kalau perlu
Baca juga: Bahaya Koperasi Desa Merah Putih: Waspadai Sebelum Terlambat
Tugas dan Tanggung Jawab Wakil Ketua Bidang Usaha
1. Menyusun dan Menjalankan Rencana Usaha
- Menyusun rencana bisnis koperasi berdasarkan potensi lokal desa
- Menentukan jenis unit usaha yang cocok dan layak jalan (studi kelayakan)
- Membuat strategi pemasaran, pengadaan barang, dan penjualan
2. Mengawasi Operasional Unit Usaha
- Bekerja sama dengan manajer/pengelola unit usaha
- Meninjau pelaksanaan SOP (Standar Operasional Prosedur)
- Memastikan kegiatan usaha berjalan sesuai prinsip koperasi
3. Melakukan Evaluasi dan Perbaikan Usaha
- Mengevaluasi performa keuangan dan manfaat usaha bagi anggota
- Menganalisis untung-rugi setiap kegiatan usaha
- Memberi masukan kepada pengurus tentang inovasi atau penutupan usaha yang tidak sehat
4. Menjalin Kemitraan dan Ekspansi Pasar
- Menjalin hubungan dagang dengan BUMDes, UMKM, atau koperasi lain
- Menyusun strategi pengembangan produk dan pasar
- Memanfaatkan platform digital untuk distribusi produk koperasi
5. Melibatkan Anggota dalam Usaha
- Membuat skema pembagian peran atau komisi bagi anggota yang terlibat
- Membuka peluang partisipasi anggota dalam produksi, penjualan, atau pemasaran
- Menyampaikan laporan usaha kepada pengurus dan anggota secara berkala
Baca juga: Penentuan Gaji dan Insentif dalam Koperasi Desa Merah Putih: Prinsip, Mekanisme, dan Praktik Terbaik
Contoh Praktik: Usaha yang Dikelola Wakil Ketua Bidang Usaha
- Unit toko sembako koperasi: mengelola stok, sistem kasir, dan kerja sama dengan supplier
- Unit penggilingan padi atau pertanian: menjaga alat, mengatur tarif jasa, memastikan jadwal penggunaan adil
- Unit wisata desa: koordinasi dengan pokdarwis, paket wisata, homestay, hingga pengelolaan hasil UMKM lokal
- Usaha digital koperasi: mengelola toko online, sistem pre-order produk desa, atau katalog digital
Wakil Ketua Bidang Usaha adalah jantung ekonomi koperasi desa. Ia tidak boleh hanya jadi pemanis jabatan, tapi harus benar-benar jadi pelaku aktif yang mendorong kegiatan usaha koperasi agar menghidupi organisasi dan anggotanya.
Kalau kamu dipercaya memegang peran ini, ambil kesempatan itu. Jadilah penggerak ekonomi gotong royong dari desa, untuk desa.





Terimakasih atas ulasan dan penjabarannya sgt membantu suksesnya dan keberlanjutannya KOPDES MP.
Sama-sama, semoga bermanfat.