• Call: +6285643190105
  • E-mail: sapasedesa@gmail.com
  • Login
  • Register
Education Blog
  • Desa
    • Koperasi
    • BUMDes
    • Peluang Usaha
    • Materi dan Publikasi
  • Digital Marketing
  • Nalara Kopi
  • Sedesa TV
  • Layanan
    • Pelatihan Wisata Berkelanjutan
    • Pelatihan Pasar Rakyat
No Result
View All Result
sedesa.id
No Result
View All Result
Home PUSTAKA Catatan Penulis

Literasi Konten Media Sosial Bagi Pelaku Usaha Desa

Ryan Ariyanto by Ryan Ariyanto
Agustus 6, 2021
in Catatan Penulis, Materi Digital Marketing Lengkap, PUSTAKA
0
Literasi Konten Media Sosial Bagi Pelaku Usaha Desa
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on TekegranShare on Tekegran

Sedesa.id Media sosial kini menjadi salah satu ruang baru dalam kehidupan manusia. Bahkan, ruang maya ini, kini menjadi begitu nyata, dan sulit kiranya memisahkan dari kehidupan kita. Tidak terkecuali bagi pelaku usaha.

Era digital secara terbuka sejak kehadirannya yang mulai ‘masif’ lima tahun terakhir ini memang memberikan pilihan yang sama dalam mengembangkan usaha. Baik pelaku usaha besar, pelaku usaha kecil, memiliki kesempatan yang sama untuk ‘memajukan’ produk mereka.

RelatedPosts

Paket Wisata Garut 3 Hari 2 Malam: Dari Kawah Berasap sampai Kebun Mawar dalam Satu Perjalanan

Kelola.co vs Pencatatan Manual: Mana yang Lebih Efisien untuk Mengelola Bisnis?

Kopi Arabika Pilihan Terbaik: Rekomendasi Biji Kopi Roasted Berkualitas untuk Usaha dan Harian

Namun dalam praktiknya, yang namanya literasi digital distribusinya tidaklah merata. Akses terhadap ilmu dan pengetahuan masih menjadi persoalan besar. Apa lagi, di Indonesia yang begitu luas ini. Belum lagi persoalan infrastruktur pendukung digital yang juga ‘belum’ merata.

Jika pun kita bisa melihat contoh bagaimana pelaku usaha kecil, UMKM, pelaku usaha desa yang muncul dan sukses dengan memanfaatkan keberadaan pasar online. Rupanya, belum cukup menjadi pemantik bagi pelaku usaha kecil yang lain.

Masih kurangnya pengetahuan mengenai perkembangan digital, menjadikan masyarakat pelaku usaha ‘enggan’ atau belum mau merambah pasar digital. Padahal, mereka ‘mengeluh’ dan menyadari bagaimana pasar mereka kian hari kian tergerus. Mereka sadar, konsumen mereka semakin berkurang dan hilang.

Pasar berubah, konsumen memiliki pola baru. Maka, sudah seharusnya sebagai produsen mengikuti pola yang konsumen inginkan. Kemudahan dalam mengakses produk, melakukan transaksi. Apa lagi ketika dunia sedang menghadapi pandemi seperti saat ini.

Lalu Apa Upaya Yang Bisa Kita Lakukan?

Pelatihan Konten Media Sosial Bagi Pelaku Usaha Desa

Nah, untuk mendukung pemerataan literasi digital bagi pelaku usaha desa. Saat ini Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan Universitas Gadjah Mada (PUSTEK UGM) sedang melakukan kegiatan Pelatihan Pembuatan Konten Sosial Media.

Kegiatan Pelatihan Media Sosial Bagi Pelaku Usaha Desa ini dilaksanakan  di enam desa binaan PUSTEK UGM yang berada di kawasan menoreh terpadu Adapun enam desa tersebut adalah; Banjarharjo, Banjaroya, Banjararum, Banjarasri, Gerbosari, dan Sidoharjo.

Kemarin, Rabu 17 Juni 2021 adalah pertemuan pertama. Dalam pertemuan ini dihadiri oleh pelaku usaha baik individu atau pun pelaku usaha kelompok, dari berbagai bidang; kuliner, wisata, kerajinan dan lain sebagainya.

Sebagain besar sudah mulai menggunakan sosial media sebagai media promosi dan memasarkan produk. Namun sebagian lainnya, belum menjadikan sosial media sebagai ‘lapak dagangan mereka’. Hal ini karena ada berbagai kendala.

Paling umum kendala yang dihadapi adalah perihal menyiapkan konten; pengambilan foto produk, pembuatan desain, pembuatan caption, dan lain sebagainya. Selain itu, kendala lain adalah belum memahami bagaimana cara melakukan optimasi konten di sosial media yang mereka gunakan.

Tim PUSTEK UGM, telah melakukan serangkaian asesment awal untuk memahami apa yang menjadi kebutuhan prioritas dalam pelatihan kali ini. Karena pelatihan akan dilakukan lebih dari satu kali, dan berkelanjutan baik secara offline mau pun online.

Saling Terhubung dan Mari Memasuki Pasar Digital!

Upaya kecil yang kita lakukan bagi pelaku usaha pedesaan dapat berdampak besar jika kita saling bekerja sama. Saya percaya, DNA bangsa kita adalah kerja sama atau gotong royong. Maka, dalam era digital seperti saat ini sudah saatnya kita melakukan gotong royong digital.

Jika pelaku usaha dalam satu kawasan bisa saling bekerja sama dalam memasuki dan menghadapi persaingan digital. Bukan tidak mungkin, jika pasar yang saat ini dikuasai segelintir orang, perlahan akan ‘beralih’ atau paling tidak memiliki alternatif produk lain.

Patut menjadi catatan bersama, bahwa saat ini orang cenderung bertanya kepada ‘internet’ atau melakukan pencarian untuk apa pun melalui mesin pencari, melalui genggaman tangan. Maka, jangan sampai produk terbaik kita tidak muncul hanya karena kita tidak tahu cara meletakkan mereka dalam etalasi online.

Kita bisa saling dukung untuk memasarkan produk pelaku usaha desa. Saya misalnya, dalam keterbatasan saya mencoba untuk menuliskan berbagai produk yang saya jumpai melalui blog Sedesa.id ini. Saya juga memberikan ruang gratis bagi pelaku usaha yang ingin beriklan di sedesa.id

Lebih jauh, melalui saluran Youtube Sedesa.id saya juga memberikan ruang untuk promosi produk / jasa yang dijalankan oleh pelaku usaha rakyat. Ini tentu saja sebatas kemampuan saya yang bisa saat ini.

Namun bayangkan, jika semua bergerak bersama, memanfaatkan sosial media yang ada untuk promosi bersama. Bisa jadi, akan semakin banyak orang yang terpapar dengan produk-produk desa. Akan banyak informasi mengenai produk-produk terbaik dari indusrti rakyat.

Demikian catatan penulis kali ini mengenai Literasi Konten Media Sosial Bagi Pelaku Usaha Desa. Semoga pembahasan kali ini bermanfaat. Tetap semangat membangun desa, menumbuhkan BUMDes. Salam. Ari Sedesa.id

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Previous Post

Mendapatkan Guru Terbaik di Ruangguru

Next Post

Brain Academy Bimbel Terbaik Kombinasi Online dan Offline

Ryan Ariyanto

Ryan Ariyanto

Ryan Ariyanto, S.E., M.M. adalah praktisi dan trainer di bidang pengembangan sumber daya manusia desa, ekonomi kerakyatan, dan pariwisata berbasis komunitas. Lulusan S1 Manajemen Sumber Daya Manusia dan S2 Magister Manajemen Pariwisata, dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam pendampingan BUMDes, desa wisata, koperasi, ekonomi kreatif, serta pelatihan digital marketing dan penguatan kelembagaan desa. Aktif sebagai peneliti di Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM dan pengelola platform edukasi sedesa.id.

Related Posts

Wisata Garut
Desa Wisata

Paket Wisata Garut 3 Hari 2 Malam: Dari Kawah Berasap sampai Kebun Mawar dalam Satu Perjalanan

by Ryan Ariyanto
Agustus 7, 2026
0

Kamu pernah nggak, punya waktu libur tiga hari tapi bingung mau ke mana karena kalau atur sendiri malah repot mikirin...

Read moreDetails
businessman person space laptop
Berita Desa

Kelola.co vs Pencatatan Manual: Mana yang Lebih Efisien untuk Mengelola Bisnis?

by Ryan Ariyanto
Agustus 4, 2026
0

Digitalisasi bisnis kini sudah menjadi trend yang bisa dikatakan wajib diikuti oleh semua pelaku bisnis. Contohnya untuk urusan pencatatan stok...

Read moreDetails
Kopi Arabika Nalara
Berita Desa

Kopi Arabika Pilihan Terbaik: Rekomendasi Biji Kopi Roasted Berkualitas untuk Usaha dan Harian

by Ryan Ariyanto
Juli 30, 2026
0

Industri kopi di Indonesia terus mengalami perkembangan yang luar biasa, didorong oleh apresiasi masyarakat yang semakin tinggi terhadap kualitas biji...

Read moreDetails

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Archive

Most commented

Paket Wisata Garut 3 Hari 2 Malam: Dari Kawah Berasap sampai Kebun Mawar dalam Satu Perjalanan

Kelola.co vs Pencatatan Manual: Mana yang Lebih Efisien untuk Mengelola Bisnis?

Kopi Arabika Pilihan Terbaik: Rekomendasi Biji Kopi Roasted Berkualitas untuk Usaha dan Harian

Jual Biji Kopi Robusta Wonosobo Roasted Beans untuk Usaha dan Harian

Biji Kopi Robusta Wonosobo Roasted Beans untuk Pecinta Kopi dan Pelaku Usaha Cafee

Menjaga Tradisi Nusantara Lewat Secangkir Kopi: Perjalanan dan Filosofi di Balik Nalara Coffee

Seedbacklink
  • About us
  • Terms of service
  • Privacy Policy
Call us: 085643190105

Sedesa.id © 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Desa
    • Koperasi
    • BUMDes
    • Peluang Usaha
    • Materi dan Publikasi
  • Digital Marketing
  • Nalara Kopi
  • Sedesa TV
  • Layanan
    • Pelatihan Wisata Berkelanjutan
    • Pelatihan Pasar Rakyat

Sedesa.id © 2025

Eksplorasi konten lain dari sedesa.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca

 

Memuat Komentar...