Sering kali keberadaan rayap di rumah tidak disadari sejak awal. Banyak orang baru sadar ada rayap ketika kusen rumah mulai keropos, atau lemari kayu mulai mengeluarkan serbuk bekas serangan rayap. Lebih parah tiba-tiba lantai tiba-tiba ambles. Kenapa terjadi? Karena memang rayap bekerja dengan pelan tapi pasti, dan dampaknya akan terlihat ketika sudah parah, sudah menggerogoti struktur atau bagian dari rumah kita.
Maka, penting untuk kita sadar bahwa rayap bukan sekadar hama biasa. Jika dibiarkan rayap bisa menyebabkan kerusakan struktural serius pada rumah. Tidak hanya rumah namun pada bangunan pada umumnya, seperti ruko, gudang, bahkan perkantoran.
Kenapa Serangan Rayap Bisa Sangat Merusak?
Mengapa rayap begitu berbahaya? Karena pola serangannya yang tersembunyi dan sistem koloninya yang besar. Anda tentu tahu bagaimana dalam satu sarang rayap bisa terdapat ribuan hingga jutaan individu.
Koloni rayap ini bekerja tanpa henti, 24 jam sehari, memakan material yang mengandung selulosa seperti kayu, kertas, triplek, hingga karton. Tidak heran barang-barang digudang tahu-tahu sudah habis dimakan rayap.
Rayap menyerang dari dalam, sehingga kerusakan sering terlambat terdeteksi. Selain itu koloninya berkembang dengan cepat. Karena rayap ini kecil, maka mereka bisa masuk melalui celah kecil di tanah atau dinding. Ciri khususnya area yang rayap suka adalah yang lembap dan jarang terkena sinar matahari.
Oleh karena itu sering kali kita hanya melihat serbuk kayu tipis atau jalur tanah kecil di tembok, padahal jika kita bongkar bisa jadi bagian dalam kayu sudah hampir habis dimakan.
Dua Jenis Rayap yang Sering Menyerang Bangunan
Secara umum di Indonesia ada dua jenis rayap yang paling sering menyebabkan masalah pada bangunan, yaitu:
Rayap tanah (subterranean termites)
Rayap jenis ini hidup di dalam tanah, karenanya bisa muncul dari berbagai bidang bagunan, lantai atau tembok, terutama yang lembab. Umumnya rayap ranah ini akan membangun jalur lumpur untuk mencapai sumber makanan.
Jenis rayap tanah merupakan rayap yang paling berbahaya karena koloninya besar dan sulit dideteksi. Sering kali kita tidak sadar dan ketika sadar kerusakan yang ditimbulkan sudah sangat besar.
Rayap kayu kering (drywood termites)
Jenis rayap yang kedua adalah rayap kayu kering, ini umum kita temukan, kadang kita sadar ketika melihat bagian kayu pada kusen atau lemari tiba-tiba mengeluarkan bekas sepihahan kotoran rayap.
Secara koloni, rayap ini hidup langsung di dalam kayu tanpa harus bersentuhan dengan tanah. Kemunculannya bisa memang dari jenis kayu yang digunakan, atau sudah bersarang telurnya atau embrionya sejak kayu diolah. Atau ada embrio yang datang. Seperti namanya rayap kayu kering akan menyerang furnitur, kusen, dan plafon kayu.
Pentingnya Penanganan Profesional
Kita sebagai pemilik rumah atau bangunan penting untuk mengetahui jenis rayap, karena ini berkaitan dengan kita menentukan metode penanganan yang tepat. Mengapa? Karena tidak semua metode pembasmian cocok untuk semua jenis rayap. Salah penanganan, rayap akan tetap bersarang dan terus menyerang.
Banyak orang mencoba mengatasi rayap dengan menyemprotkan cairan anti serangga yang dijual bebas, karena menganggap ini efektif dan efisien. Namun masalahnya, cara ini biasanya hanya membunuh rayap yang terlihat di permukaan. Masalahnya koloni utama tetap hidup di dalam tanah atau bagian tersembunyi bangunan.
Alih-alih hemat dan cepat, metode ini justru menghabiskan uang dan tidak menyelesaikan masalah. Itu mengapa penting untuk kita menyelesaikan persolan rayap secara benar. Karena itu, penanganan rayap membutuhkan metode yang tepat, seperti sistem umpan, injeksi tanah, atau perlakuan khusus pada struktur bangunan.
Oleh karena itu, sebaiknya kita menggunakan jasa anti rayap yang berpengalaman dan memahami pola serangan rayap secara menyeluruh. Ini menjadi pilihan paling tepat, karena akan lebih hemat biaya, dan memastikan bangunan benar-benar bebas dari keberadaan rayap.
Menggunakan layanan profesional bukan sekadar soal membasmi rayap yang ada. Lebih dari itu, tujuannya adalah:
- Membasmi total koloni sampai ke sumbernya
- Melindungi secara jangka panjang struktur bangunan
- Mencegah terjadinya serangan rayap kembali
- Memberikan perlindungan ekstra dan preventif
Saat kita menggunakan jasa profesional, biasanya diawali dengan inspeksi menyeluruh. Teknisi akan mengecek area rawan seperti pondasi, kamar mandi, dapur, gudang, dan area lembap lainnya. Setelah itu, barulah ditentukan metode yang paling sesuai.
Kesimpulan
Rayap bekerja dalam diam dan kolonbi besar, kerusakan yang luar bisa bisa terjadi. Ini akan menyebabkan biaya perbaikan kerusakan akibat rayap sering kali jauh lebih mahal dibandingkan biaya pencegahan. Sebelum pada akhirnya Anda harus mengganti kusen, memperbaiki rangka atap, atau membongkar lantai kayu. Sebaiknya Anda menggunakan jasa anti rayap profesional.
Penggunaan jasa anti rayap akan lebih baik jika sejak awal pembangunan atau sebelum renovasi besar. Rayap bukan hama yang bisa dianggap sepele. Mereka bekerja perlahan tetapi pasti. Saat kerusakan terlihat jelas, biasanya kondisinya sudah cukup parah.
Ingat! Rumah adalah investasi jangka panjang. Jangan biarkan rayap yang tak terlihat merusaknya diam-diam dan menyebabkan kerugian jangka panjang.




