• Call: +6285643190105
  • E-mail: sapasedesa@gmail.com
  • Login
  • Register
Education Blog
  • Panduan Praktis
    • Koperasi
    • Materi dan Publikasi
    • BUMDes
    • Peluang Usaha
  • Tentang Ryan
  • Catatan Penulis
  • Digital Marketing
  • Nalara Kopi
  • Kabar & Agenda
    • Sedesa TV
  • Pelatihan & Konsultasi
    • Pelatihan Wisata Berkelanjutan
    • Pelatihan Pasar Rakyat
No Result
View All Result
sedesa.id
No Result
View All Result
Home Catatan Penulis

Pulau Pecong Sepotong Surga di Batam, Kepulauan Riau

Ryan Ariyanto by Ryan Ariyanto
Oktober 2, 2024
in Catatan Penulis, PUSTAKA, Sedesa TV
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on TekegranShare on Tekegran

Sedesa.id Hallo warga, saya Ryan Ariyanto dan video Singgah Sebentar di Pulau Pecong: Sepotong Surga di Batam, Kepulauan Riau. Adalah catatan perjalanan saya dalam riset yang saya lakukan.

Bayangkan diri Anda sedang berlayar di atas perahu kayu tradisional, dengan suara ombak yang tenang membelai lambung perahu saat Anda menuju sebuah pulau terpencil. Inilah pengalaman yang saya rasakan ketika mengunjungi Pulau Pecong, sebuah pulau kecil yang terletak di Kepulauan Riau, Indonesia.

RelatedPosts

Praktisi sedesa.id Dampingi Warga Muting Merauke Bangun Kelembagaan Ekonomi Kawasan

Memperkuat Kelembagaan Ekonomi Kawasan: Tim 16 TEP UGM & Warga Petakan Aset Produktif di Muting

Strategi Promosi Digital untuk Desa Wisata Agar Ramai Pengunjung

Pulau Pecong adalah permata tersembunyi yang menawarkan kepada para pengunjung sekilas kehidupan sederhana namun memuaskan dari penduduk setempat.

Dengan pantai-pantai yang masih alami, hutan mangrove yang subur, serta penduduk yang ramah, tak heran jika pulau ini semakin populer sebagai tujuan bagi mereka yang mencari petualangan jauh dari keramaian.

Menjelajahi Pulau Pecong

Saat saya turun dari perahu dan menginjakkan kaki di pantai berpasir, ketenangan pulau ini langsung menyambut saya. Hamparan pasir putih yang lembut terbentang sejauh mata memandang, sementara air laut yang jernih berwarna biru kehijauan menambah keindahan alamnya. Anak-anak lokal tampak bermain di pinggir pantai, tawa mereka menggema di udara.

Salah satu pengalaman paling berkesan selama kunjungan saya adalah kesempatan untuk berinteraksi dengan para nelayan setempat. Mereka berbagi cerita tentang kehidupan sehari-hari mereka, tantangan yang mereka hadapi, dan kebahagiaan hidup di pulau yang begitu indah.

Saya sangat tertarik mendengar tentang teknik penangkapan ikan tradisional mereka dan pentingnya hutan mangrove bagi mata pencaharian mereka.

Selain itu, saya juga sempat menjelajahi hutan mangrove di pulau ini. Ekosistem unik ini menjadi rumah bagi berbagai jenis satwa, termasuk burung, ikan, dan kepiting. Saat saya berjalan di tengah hutan mangrove, saya merasakan kedamaian dan ketenangan yang mendalam.

Ekonomi Lokal

Ekonomi lokal di Pulau Pecong sebagian besar bergantung pada perikanan. Pulau ini dikenal karena hasil lautnya yang melimpah, terutama ikan “dingkis” yang sangat dicari saat perayaan Imlek.

Penduduk setempat menjelaskan bahwa permintaan ikan dingkis begitu tinggi sehingga mereka sering menjual hasil tangkapannya kepada para pengepul yang kemudian mengekspornya ke berbagai daerah di Indonesia.

Selain perikanan, penduduk juga mengumpulkan rumput laut, yang digunakan untuk membuat berbagai produk seperti kosmetik dan pupuk. Selama saya berada di pulau ini, saya berkesempatan melihat langsung bagaimana penduduk setempat memanen dan mengolah rumput laut tersebut.

Kunjungan saya ke Pulau Pecong benar-benar menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Keindahan alam pulau ini, keramahan penduduk, dan kekayaan budayanya menjadikan Pulau Pecong sebagai destinasi yang wajib dikunjungi bagi siapa saja yang ingin merasakan petualangan otentik di Indonesia.

Jika Anda mencari tempat untuk melepaskan diri dari hiruk-pikuk kehidupan kota dan kembali terhubung dengan alam, saya sangat merekomendasikan untuk merencanakan perjalanan ke Pulau Pecong. Anda pasti tidak akan kecewa.

Berikut video perjalanan Singgah Sebentar: Pulau Pecong Sepotong Surga di Batam, Kepulauan Riau

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Previous Post

Strategi Inovasi Manajemen Profesional Pasar Tradisional

Next Post

Strategi Renovasi dan Revitalisasi Pasar Tradisional Berbasis Sosio-Budaya dan Kearifan Lokal

Ryan Ariyanto

Ryan Ariyanto

Ryan Ariyanto, S.E., M.M. adalah praktisi dan trainer di bidang pengembangan sumber daya manusia desa, ekonomi kerakyatan, dan pariwisata berbasis komunitas. Lulusan S1 Manajemen Sumber Daya Manusia dan S2 Magister Manajemen Pariwisata, dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam pendampingan BUMDes, desa wisata, koperasi, ekonomi kreatif, serta pelatihan digital marketing dan penguatan kelembagaan desa. Aktif sebagai peneliti di Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM dan pengelola platform edukasi sedesa.id.

Related Posts

Praktisi sedesa.id Dampingi Warga Muting Merauke Bangun Kelembagaan Ekonomi Kawasan
Berita Desa

Praktisi sedesa.id Dampingi Warga Muting Merauke Bangun Kelembagaan Ekonomi Kawasan

by Ryan Ariyanto
Oktober 9, 2026
0

Kawasan Transmigrasi Muting di Merauke, Papua Selatan, menyimpan kekayaan alam yang luar biasa. Namun, besarnya potensi ini belum berbanding lurus...

Read moreDetails
Sedesa.id Pengembangan Kelembagaan Ekonomi Lokal di Merauke
Berita Desa

Memperkuat Kelembagaan Ekonomi Kawasan: Tim 16 TEP UGM & Warga Petakan Aset Produktif di Muting

by Ryan Ariyanto
Oktober 9, 2026
0

Kawasan Transmigrasi Muting, Merauke, menyimpan potensi ekonomi lokal yang masif namun belum terintegrasi secara maksimal. Merespons kondisi tersebut, Tim Ekspedisi...

Read moreDetails
Ilustrasi flat promosi digital desa wisata
Desa Wisata

Strategi Promosi Digital untuk Desa Wisata Agar Ramai Pengunjung

by Ryan Ariyanto
September 22, 2026
0

Punya potensi alam dan budaya yang indah saja tidak cukup jika tidak ada yang tahu. Banyak desa wisata yang sebenarnya...

Read moreDetails

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Archive

Most commented

Praktisi sedesa.id Dampingi Warga Muting Merauke Bangun Kelembagaan Ekonomi Kawasan

Memperkuat Kelembagaan Ekonomi Kawasan: Tim 16 TEP UGM & Warga Petakan Aset Produktif di Muting

Cara Menyeduh Kopi Robusta Wonosobo agar Rasa Smooth dan Tidak Pahit

Strategi Promosi Digital untuk Desa Wisata Agar Ramai Pengunjung

5 Desa Wisata di Jawa Tengah yang Wajib Dikunjungi Akhir Pekan Ini

Panduan Merintis Desa Wisata dari Nol: Langkah, Modal, dan Contoh Sukses

  • About us
  • Terms of service
  • Privacy Policy
Call us: 085643190105

Sedesa.id © 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Panduan Praktis
    • Koperasi
    • Materi dan Publikasi
    • BUMDes
    • Peluang Usaha
  • Tentang Ryan
  • Catatan Penulis
  • Digital Marketing
  • Nalara Kopi
  • Kabar & Agenda
    • Sedesa TV
  • Pelatihan & Konsultasi
    • Pelatihan Wisata Berkelanjutan
    • Pelatihan Pasar Rakyat

Sedesa.id © 2026

Eksplorasi konten lain dari sedesa.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca