• Call: +6285643190105
  • E-mail: sapasedesa@gmail.com
  • Login
  • Register
Education Blog
  • Panduan Praktis
    • Koperasi
    • Materi dan Publikasi
    • BUMDes
    • Peluang Usaha
  • Tentang Ryan
  • Catatan Penulis
  • Digital Marketing
  • Nalara Kopi
  • Kabar & Agenda
    • Sedesa TV
  • Pelatihan & Konsultasi
    • Pelatihan Wisata Berkelanjutan
    • Pelatihan Pasar Rakyat
No Result
View All Result
sedesa.id
No Result
View All Result
Home Kabar & Agenda Berita Desa

Kampoeng Kakao Upaya Mengoptimalkan Potensi Kakao Melalui Kolaborasi Antar Sektor

Ryan Ariyanto by Ryan Ariyanto
Februari 14, 2025
in Berita Desa, PUSTAKA
0
Kampoeng Kakao Upaya Mengoptimalkan Potensi Kakao Melalui Kolaborasi Antar Sektor
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on TekegranShare on Tekegran

Sedesa.id Kampoeng Kakao Menoreh, sebuah proyek yang digagas oleh generasi muda di Kalurahan Banjarharjo, Kapanewon Kalibawang, resmi diluncurkan pada Kamis, 13 Februari 2024. Program ini bertujuan untuk mengembangkan potensi kakao lokal dengan mengintegrasikan sektor perkebunan, pengolahan, dan pariwisata, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat sekitar.

Acara peluncuran dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulon Progo, Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo, serta sejumlah lembaga dan kelompok tani yang berkontribusi dalam pengembangan Kampoeng Kakao.

RelatedPosts

Praktisi sedesa.id Dampingi Warga Muting Merauke Bangun Kelembagaan Ekonomi Kawasan

Memperkuat Kelembagaan Ekonomi Kawasan: Tim 16 TEP UGM & Warga Petakan Aset Produktif di Muting

Strategi Promosi Digital untuk Desa Wisata Agar Ramai Pengunjung

Program ini mendapat dukungan finansial dari Pertamina Foundation sejak akhir tahun 2024. Dana tersebut digunakan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat setempat, menyusun paket wisata berbasis kakao, serta membeli peralatan dan perlengkapan pendukung.

Kampoeng Kakao juga mendapatkan pendampingan dari Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan Universitas Gadjah Mada dan Wondr Chocolate, yang bertujuan memastikan keberlanjutan dan perkembangan usaha kakao di kawasan Menoreh.

Diharapkan, program ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dengan mengenalkan produk olahan kakao unggulan dan menarik wisatawan yang tertarik untuk mempelajari proses produksi kakao, mulai dari perkebunan hingga pembuatan produk cokelat. Inisiatif ini juga membuka peluang baru bagi petani kakao dan pelaku industri lokal untuk memasarkan produk mereka ke pasar yang lebih luas.

Pada acara puncak, penghargaan diberikan kepada Pak Dalijo, seorang petani kakao yang telah berkontribusi besar terhadap perkembangan industri kakao di Kalurahan Banjarharjo. Sejak tahun 1990-an, Pak Dalijo telah dengan tekun merawat tanaman kakao dan menghasilkan produk berkualitas tinggi. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap dedikasi dan komitmennya yang luar biasa dalam mengembangkan perkebunan kakao.

Peluncuran Kampoeng Kakao Menoreh bukan hanya menjadi momentum penting bagi sektor kakao di Menoreh, tetapi juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan akademisi dapat membuka peluang baru yang bermanfaat bagi banyak pihak.

Para peserta acara memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kampoeng Kakao dan berharap pengembangan usaha ini dapat terus berlanjut dengan sukses.

Kampoeng Kakao Menoreh membuktikan bahwa sektor kakao memiliki potensi besar untuk dijadikan sumber daya ekonomi yang berkelanjutan. Kolaborasi dengan sektor pariwisata diharapkan dapat menarik wisatawan, baik domestik maupun internasional, yang tertarik dengan wisata edukasi mengenai pertanian dan pengolahan kakao.

Dengan dukungan dari berbagai pihak—pemerintah, akademisi, dan pelaku industri—Kampoeng Kakao Menoreh berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat yang sukses, berbasis pada potensi lokal yang luar biasa.

Kampoeng Kakao Menoreh tidak hanya berfokus pada pengembangan potensi kakao, tetapi juga menciptakan ekosistem yang saling mendukung untuk pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Ke depan, program ini memiliki peluang untuk menjadi salah satu ikon wisata dan industri unggulan di Kabupaten Kulon Progo.

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Previous Post

Profil dan Rate Card 10 Influencer Chef Paling Populer di Indonesia

Next Post

Syarat dan Persiapan untuk Bekerja di Korea Selatan Resmi

Ryan Ariyanto

Ryan Ariyanto

Ryan Ariyanto, S.E., M.M. adalah praktisi dan trainer di bidang pengembangan sumber daya manusia desa, ekonomi kerakyatan, dan pariwisata berbasis komunitas. Lulusan S1 Manajemen Sumber Daya Manusia dan S2 Magister Manajemen Pariwisata, dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam pendampingan BUMDes, desa wisata, koperasi, ekonomi kreatif, serta pelatihan digital marketing dan penguatan kelembagaan desa. Aktif sebagai peneliti di Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM dan pengelola platform edukasi sedesa.id.

Related Posts

Praktisi sedesa.id Dampingi Warga Muting Merauke Bangun Kelembagaan Ekonomi Kawasan
Berita Desa

Praktisi sedesa.id Dampingi Warga Muting Merauke Bangun Kelembagaan Ekonomi Kawasan

by Ryan Ariyanto
Oktober 9, 2026
0

Kawasan Transmigrasi Muting di Merauke, Papua Selatan, menyimpan kekayaan alam yang luar biasa. Namun, besarnya potensi ini belum berbanding lurus...

Read moreDetails
Sedesa.id Pengembangan Kelembagaan Ekonomi Lokal di Merauke
Berita Desa

Memperkuat Kelembagaan Ekonomi Kawasan: Tim 16 TEP UGM & Warga Petakan Aset Produktif di Muting

by Ryan Ariyanto
Oktober 9, 2026
0

Kawasan Transmigrasi Muting, Merauke, menyimpan potensi ekonomi lokal yang masif namun belum terintegrasi secara maksimal. Merespons kondisi tersebut, Tim Ekspedisi...

Read moreDetails
Ilustrasi flat promosi digital desa wisata
Desa Wisata

Strategi Promosi Digital untuk Desa Wisata Agar Ramai Pengunjung

by Ryan Ariyanto
September 22, 2026
0

Punya potensi alam dan budaya yang indah saja tidak cukup jika tidak ada yang tahu. Banyak desa wisata yang sebenarnya...

Read moreDetails

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Archive

Most commented

Praktisi sedesa.id Dampingi Warga Muting Merauke Bangun Kelembagaan Ekonomi Kawasan

Memperkuat Kelembagaan Ekonomi Kawasan: Tim 16 TEP UGM & Warga Petakan Aset Produktif di Muting

Cara Menyeduh Kopi Robusta Wonosobo agar Rasa Smooth dan Tidak Pahit

Strategi Promosi Digital untuk Desa Wisata Agar Ramai Pengunjung

5 Desa Wisata di Jawa Tengah yang Wajib Dikunjungi Akhir Pekan Ini

Panduan Merintis Desa Wisata dari Nol: Langkah, Modal, dan Contoh Sukses

  • About us
  • Terms of service
  • Privacy Policy
Call us: 085643190105

Sedesa.id © 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Panduan Praktis
    • Koperasi
    • Materi dan Publikasi
    • BUMDes
    • Peluang Usaha
  • Tentang Ryan
  • Catatan Penulis
  • Digital Marketing
  • Nalara Kopi
  • Kabar & Agenda
    • Sedesa TV
  • Pelatihan & Konsultasi
    • Pelatihan Wisata Berkelanjutan
    • Pelatihan Pasar Rakyat

Sedesa.id © 2026

Eksplorasi konten lain dari sedesa.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca