• Call: +6285643190105
  • E-mail: sapasedesa@gmail.com
  • Login
  • Register
Education Blog
  • Desa
    • Koperasi
    • BUMDes
    • Peluang Usaha
    • Materi dan Publikasi
  • Digital Marketing
  • Nalara Kopi
  • Sedesa TV
  • Layanan
    • Pelatihan Wisata Berkelanjutan
    • Pelatihan Pasar Rakyat
No Result
View All Result
sedesa.id
No Result
View All Result
Home PUSTAKA Koperasi

Membuat Studi Kelayakan Usaha Koperasi Desa Merah Putih: Ini Langkah Lengkapnya!

Ryan Ariyanto by Ryan Ariyanto
Juli 19, 2025
in Koperasi, PUSTAKA
0
sedesa.id Membuat Studi Kelayakan Usaha Koperasi Desa Merah Putih Ini Langkah Lengkapnya
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on TekegranShare on Tekegran

Sedesa.id Koperasi Desa Merah Putih kini menjadi tumpuan banyak desa untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan. Namun, sebelum membuka unit usaha baru seperti pangkalan LPG, toko sembako, apotek, atau layanan logistik, koperasi perlu memastikan usahanya benar-benar layak dijalankan. Caranya? Dengan studi kelayakan usaha.

Apa Itu Studi Kelayakan Usaha Koperasi?

Studi kelayakan usaha adalah analisis untuk menilai apakah rencana usaha koperasi layak dijalankan. Studi ini membantu pengurus koperasi mengukur potensi keuntungan, memahami risiko, dan memutuskan apakah usaha tersebut bisa dilanjutkan, ditunda, atau bahkan dibatalkan.

RelatedPosts

Download Buku Tamu Koperasi untuk Koperasi Umum dan KOPDES Merah Putih

Download Buku Notulen Rapat Pengurus Koperasi untuk Koperasi Umum dan KOPDES Merah Putih

Download Buku Notulen Rapat Anggota Koperasi untuk Koperasi dan Koperasi Desa Merah Putih

Manfaat studi kelayakan usaha untuk Koperasi Desa Merah Putih:
✅ Mengetahui potensi pasar dan kebutuhan anggota desa.
✅ Mengukur kebutuhan modal secara realistis.
✅ Mengantisipasi risiko yang mungkin terjadi.
✅ Membantu koperasi menyusun proposal pinjaman ke bank dengan matang.

Baca juga: Sisa Hasil Usaha Koperasi: Pengertian, Cara Menghitung, dan Contohnya

Langkah-Langkah Studi Kelayakan Usaha untuk Koperasi Desa Merah Putih

Berikut langkah praktis yang bisa diikuti pengurus koperasi:

Analisis Awal dan Identifikasi Tujuan Usaha

  • Tentukan unit usaha yang akan dibuka, misalnya pangkalan LPG untuk memenuhi kebutuhan warga desa.
  • Identifikasi masalah yang ingin dipecahkan, misal kesulitan warga mendapatkan LPG tepat waktu.
  • Tetapkan ruang lingkup dan target usaha koperasi secara jelas.

Pengumpulan Data

  • Kumpulkan data pasar desa: berapa banyak rumah tangga yang membutuhkan LPG, sembako, atau layanan lain.
  • Identifikasi data teknis seperti lokasi usaha, rantai pasok, dan vendor.
  • Hitung kebutuhan sumber daya manusia dan sarana pendukung.

Baca juga: Strategi Hilirisasi Usaha Koperasi Desa Merah Putih agar Tidak Hanya Jual Bahan Mentah

Analisis Data

  • Buat analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) untuk unit usaha koperasi.
  • Hitung proyeksi penjualan, biaya operasional, dan laba yang bisa diperoleh koperasi.
  • Gunakan simulasi sederhana menggunakan Excel untuk menghitung:
    • NPV (Net Present Value)
    • Payback Period
    • IRR (Internal Rate of Return)

Contoh: Jika membuka pangkalan LPG dengan target penjualan 600 tabung/bulan dengan margin Rp 2.000/tabung, koperasi dapat menghitung estimasi pendapatan bulanan dan proyeksi balik modal.

Evaluasi Kelayakan

  • Evaluasi kelayakan dari segi keuangan, teknis, operasional, dan pasar.
  • Pertimbangkan dampak lingkungan dan izin legalitas usaha.
  • Identifikasi risiko seperti fluktuasi harga gas, keterlambatan pasokan, atau pesaing.

Penyusunan Laporan

Susun laporan yang sistematis berisi:

  • Ringkasan eksekutif usaha.
  • Analisis pasar dan proyeksi penjualan.
  • Proyeksi keuangan koperasi untuk unit usaha.
  • Analisis risiko dan strategi mitigasi.

Pengambilan Keputusan oleh Pengurus

Pengurus koperasi bersama anggota akan memutuskan:
✅ Apakah usaha akan dijalankan sesuai proyeksi.
✅ Apakah perlu revisi rencana usaha agar lebih efektif.
✅ Apakah usaha akan diajukan pembiayaannya ke bank menggunakan proposal yang sudah dilengkapi studi kelayakan.

Baca juga: Tantangan Mengelola Pinjaman Koperasi Desa Merah Putih: Siapkah Anda?

Koperasi Desa Merah Putih Jadi Lebih Siap dengan Studi Kelayakan

Dengan studi kelayakan usaha yang matang, Koperasi Desa Merah Putih tidak hanya membuka unit usaha baru, tetapi juga menjaga keberlanjutan usaha agar tetap sehat dan memberikan manfaat ekonomi bagi anggota dan desa.

Jika koperasi Anda ingin memulai unit usaha pangkalan LPG, sembako, atau apotek, Sedesa.id menyediakan template studi kelayakan usaha dan pendampingan penyusunan proposal pinjaman koperasi secara online agar Anda siap maju dengan aman dan terukur.

Link Download Contoh Proposal Pengajuan Modal Usaha Koperasi Desa Merah Putih

STUDI KELAYAKAN USAHA KOPERASI DESA MERAH PUTIH

1. Ringkasan Eksekutif

  • Nama Usaha: [Nama Unit Usaha Koperasi] (mis: Pangkalan LPG Koperasi Desa Merah Putih)
  • Tujuan Usaha: Memenuhi kebutuhan LPG warga desa dengan harga terjangkau dan tepat waktu.
  • Lokasi Usaha: [Alamat Lengkap]
  • Modal Usaha: [Jumlah Modal yang Dibutuhkan]
  • Target Penjualan: [Target penjualan/bulan]
  • Proyeksi Laba Bersih: [Estimasi laba per bulan dan per tahun]
  • Kesimpulan: Usaha layak dijalankan karena permintaan tinggi, margin stabil, dan mendukung ekonomi desa.

2. Identifikasi Tujuan dan Permasalahan

  • Masalah yang Dihadapi: Warga desa kesulitan mendapatkan LPG tepat waktu dan harga stabil.
  • Tujuan Usaha: Membuka pangkalan LPG resmi sebagai unit usaha koperasi, menambah pendapatan koperasi dan memberikan layanan ekonomi bagi anggota.

3. Pengumpulan Data

  • Data Pasar: Jumlah rumah tangga di desa, rata-rata konsumsi LPG, pola pembelian masyarakat.
  • Data Teknis: Lokasi pangkalan, akses distribusi, kerjasama dengan agen LPG.
  • Data Finansial: Harga beli LPG, harga jual, biaya operasional (transportasi, gaji, listrik).
  • Data SDM: Struktur organisasi usaha, jumlah pegawai yang dibutuhkan.

4. Analisis SWOT

AspekAnalisis
StrengthsBasis anggota koperasi kuat, permintaan stabil
WeaknessesModal terbatas, keterbatasan armada distribusi
OpportunitiesPasar lokal stabil, potensi menjangkau desa sekitar
ThreatsFluktuasi harga, keterlambatan pasokan, pesaing informal

Baca juga: Memahami Bisnis Koperasi Sebagai Agregator dan Konsolidator

5. Proyeksi Keuangan

Estimasi Pendapatan:

  • Target penjualan: 600 tabung/bulan x margin Rp 2.000 = Rp 1.200.000/bulan.

Estimasi Biaya Operasional:

  • Gaji petugas: Rp 1.500.000
  • Transportasi: Rp 500.000
  • Listrik dan operasional: Rp 300.000
  • Total biaya: Rp 2.300.000/bulan

Estimasi Laba Bersih:

  • Pendapatan: Rp 1.200.000
  • Biaya operasional: Rp 2.300.000
  • Defisit: Rp 1.100.000/bulan pada awal, namun dapat ditutup dari margin penjualan sembako atau usaha lain hingga pangkalan mencapai penjualan optimal (1.500 tabung/bulan).

(Dapat disesuaikan sesuai kondisi aktual koperasi Anda.)

6. Proyeksi Cashflow (Simulasi)

BulanModal MasukPenjualanPengeluaranSaldo Akhir
1Rp 10.000.000Rp 1.200.000Rp 2.300.000Rp 8.900.000
2–Rp 1.800.000Rp 2.300.000Rp 8.400.000
3–Rp 2.400.000Rp 2.300.000Rp 8.500.000

(Sesuaikan dengan target penjualan bertahap koperasi.)

Baca juga: Panduan Lengkap Koperasi Desa Merah Putih dan Perbedaan dengan Koperasi Lain

7. Analisis Risiko dan Mitigasi

RisikoMitigasi
Pasokan LPG terlambatKerjasama dengan lebih dari 1 agen resmi
Fluktuasi hargaStabilisasi harga untuk anggota koperasi
PersainganPenekanan pelayanan dan harga anggota lebih murah
Modal habis sebelum BEPSubsidi silang dari unit usaha sembako atau dana cadangan

8. Kesimpulan dan Rekomendasi

Berdasarkan analisis pasar, keuangan, teknis, dan risiko:
✅ Unit usaha pangkalan LPG layak dijalankan.
✅ Membantu koperasi memperkuat posisi ekonomi desa.
✅ Rekomendasi: Dilanjutkan dengan pengajuan pinjaman modal ke bank/Himbara menggunakan proposal resmi.

Lampiran:

✅ Struktur Organisasi Usaha
✅ Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) / Izin Pangkalan LPG
✅ Denah Lokasi Usaha
✅ Proposal Pengajuan Pinjaman Koperasi Desa Merah Putih

Anda bisa mengganti angka-angka sesuai kondisi koperasi, jenis unit usaha (sembako, apotek, logistik), serta memperbarui data pasar sesuai hasil survei desa Anda.

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Previous Post

Sisa Hasil Usaha Koperasi: Pengertian, Cara Menghitung, dan Contohnya

Next Post

Tobrut: Dari Candaan Medsos Sampai Bahaya Pelecehan di Dunia Maya

Ryan Ariyanto

Ryan Ariyanto

Ryan Ariyanto, S.E., M.M. adalah praktisi dan trainer di bidang pengembangan sumber daya manusia desa, ekonomi kerakyatan, dan pariwisata berbasis komunitas. Lulusan S1 Manajemen Sumber Daya Manusia dan S2 Magister Manajemen Pariwisata, dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam pendampingan BUMDes, desa wisata, koperasi, ekonomi kreatif, serta pelatihan digital marketing dan penguatan kelembagaan desa. Aktif sebagai peneliti di Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM dan pengelola platform edukasi sedesa.id.

Related Posts

Sedesa.id Download Buku Tamu Koperasi untuk Koperasi Umum dan KOPDES Merah Putih
Koperasi

Download Buku Tamu Koperasi untuk Koperasi Umum dan KOPDES Merah Putih

by Ryan Ariyanto
April 2, 2026
0

Sedesa.id Dalam pengelolaan koperasi yang tertib dan profesional, setiap kunjungan, agenda pertemuan, maupun tamu yang datang ke kantor koperasi sebaiknya...

Read moreDetails
sedesa.id Download Buku Notulen Rapat Pengurus Koperasi untuk Koperasi Umum dan KOPDES Merah Putih
Koperasi

Download Buku Notulen Rapat Pengurus Koperasi untuk Koperasi Umum dan KOPDES Merah Putih

by Ryan Ariyanto
April 2, 2026
0

Sedesa.id Dalam pengelolaan koperasi yang tertib dan profesional, setiap keputusan penting tidak cukup hanya dibahas secara lisan. Pengurus koperasi perlu...

Read moreDetails
Sedesa.id BBuku Notulen Rapat Anggota Koperasi dan Koperasi Desa Merah Putih
Koperasi

Download Buku Notulen Rapat Anggota Koperasi untuk Koperasi dan Koperasi Desa Merah Putih

by Ryan Ariyanto
April 2, 2026
0

Sedesa.id Dalam pengelolaan koperasi yang sehat, tertib, dan profesional, setiap keputusan penting tidak boleh hanya diingat secara lisan. Keputusan tersebut...

Read moreDetails

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Archive

Most commented

Download Buku Tamu Koperasi untuk Koperasi Umum dan KOPDES Merah Putih

Download Buku Notulen Rapat Pengurus Koperasi untuk Koperasi Umum dan KOPDES Merah Putih

Download Buku Notulen Rapat Anggota Koperasi untuk Koperasi dan Koperasi Desa Merah Putih

Rekrutmen SPPI–KDKMP 2026: Syarat dan Cara Daftar Serta Hal yang Perlu Dipahami

Download Buku Daftar Pengawas Koperasi: Pengertian, Fungsi, Format, dan Administrasi Untuk Koperasi Desa Merah Putih

Download Buku Daftar Pengurus Koperasi: Pengertian, Fungsi, Format, dan Format Untuk Koperasi Desa Merah Putih

Seedbacklink
  • About us
  • Terms of service
  • Privacy Policy
Call us: 085643190105

Sedesa.id © 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Desa
    • Koperasi
    • BUMDes
    • Peluang Usaha
    • Materi dan Publikasi
  • Digital Marketing
  • Nalara Kopi
  • Sedesa TV
  • Layanan
    • Pelatihan Wisata Berkelanjutan
    • Pelatihan Pasar Rakyat

Sedesa.id © 2025

Eksplorasi konten lain dari sedesa.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca