• Call: +6285643190105
  • E-mail: sapasedesa@gmail.com
  • Login
  • Register
Education Blog
  • Panduan Praktis
    • Koperasi
    • Materi dan Publikasi
    • BUMDes
    • Peluang Usaha
  • Tentang Ryan
  • Catatan Penulis
  • Digital Marketing
  • Nalara Kopi
  • Kabar & Agenda
    • Sedesa TV
  • Pelatihan & Konsultasi
    • Pelatihan Wisata Berkelanjutan
    • Pelatihan Pasar Rakyat
No Result
View All Result
sedesa.id
No Result
View All Result
Home Catatan Penulis

Cara Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Desa

Ryan Ariyanto by Ryan Ariyanto
Agustus 28, 2020
in Catatan Penulis, Desa
1
Tahap Pemberdayaan Masyarakat Desa

Tahap Pemberdayaan Masyarakat Desa

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on TekegranShare on Tekegran

Sedesa.id Partisipasi masyarakat desa, sangat diperlukan di dalam upaya pembangunan desa yang berkelanjutan. Terlebih saat ini desa memiliki berbagai keistimewaan, sejak disahkannya undang undang desa dan adanya Dana Desa sebagai upaya nyata pemerintah dalam membangun desa.

Kita telah memasuki tahun ke 6 undang undang desa. Tentu dalam perjalanan 6 tahun undang undang desa, telah banyak hal yang dilakukan dalam upaya membangun dan mengembangkan desa.

RelatedPosts

Praktisi sedesa.id Dampingi Warga Muting Merauke Bangun Kelembagaan Ekonomi Kawasan

Memperkuat Kelembagaan Ekonomi Kawasan: Tim 16 TEP UGM & Warga Petakan Aset Produktif di Muting

Kuliner 24 Jam di Yogyakarta Rekomendasi Tempat Makan Malam di Jogja

Upaya-upaya mewujudkan desa yang mandiri telah menjadi warna dan kerja nyata tersendiri dalam 6 tahun undang undang desa. Secara khusus saya membuat catatan 6 tahun undang undang desa, silakan dapat membaca di sini:

Warga Bertanya Tanda Desa Dewasa
Pernahkah Warga Desa

Mempertanyakan Pembangunan di desa? Mempertanyakan manfaat pembangunan itu untuk siapa? Jika warga desa melakukan itu secara sadar, maka itulah partisipasi masyarakat.

Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana pemerintah desa menjawab setiap pertanyaan warga? Apakah menjawab, diam, atau acuh tak acuh. Kesiapan menerima kritik saran dan melibatkan ‘partisipasi’ masyarakat adalah wujud pemerintah desa yang dewasa.

Jika di desa kita warga aktif bertanya, aktif memberikan usulan melalui berbagai ruang musyawarah yang ada di desa. maka kita patut bersyukur, karena dalam upaya pembangunan, secara sadar masyarakat ingin terlibat. ini akan sangat memudahkan pemerintah desa, dalam memahami kebutuhan utama di desa.

Namun kita masih sering menemukan dua kondisi. Pertama kondisi warga desa yang aktif bertanya, aktif memberi saran, ingin berpartisipasi dan terlibat, namun pemerintah desanya tertutup, tidak membuka ruang pendapat dan partisipasi.

Kondisi kedua, pemerintah desa sangat terbuka terhadap kritik dan saran. Pemerintah desa membuka ruang untuk bermusyawarah, membuka ruang partisipasi bagi warga masyarakatnya, akan tetapi masyarakat bersikap pasif. Masyarakat acuh terhadap rencana dan berbagai program pembangunan yang akan dijalankan oleh pemerintah desa.

Kedua kondisi di atas patut untuk kita atasi, tentu akan sulit menjadi desa yang mandiri dan dewasa jika antara masyarakat dan pemerintah desa tidak saling bekerja sama.

Ingat kebijakan yang akan diambil, bukan tentang pemerintah desa atau kepala desa, namun tentang kepentingan bersama. Karenanya, penting adanya partisipasi penuh antara masyarakat dan juga pemerintah desa.

Bagaimana cara meningkatkan partisipasi masyarakat desa?

Bagaimana cara meningkatkan ruang partisipasi masyarakat desa? Agar partisipasi masyarakat desa dapat meningkat, maka kita perlu memperluas ruang partisipasi bagi warga di dalam pengambilan keputusan desa.

Keputusan-keputusan penting terkait dengan kebijakan pembangunan desa menjadi hak dan wajib untuk diperjuangkan bersama-sama oleh seluruh elemen desa. Tujuannya jelas, karena upaya pembangunan desa adalah kepentingan dan menjadi tanggung jawab bersama.

Kembali pada pertanyaan bagaimana cara Meningkatkan partisipasi masyarakat desa? Partisipasi masyarakat desa di dalam pengambilan keputusan terkait kebijakan pembangunan dan rencana strategi desa dapat dilakukan dengan berbagai cara, yaitu sebagai berikut:

1. Memperluas Pemahaman dan Kesadaran. Pertama, kita perlu untuk melakukan sosialisasi tentang pentingnya partisipasi masyarakat di dalam pembangunan desa. Kita perlu untuk memberikan pemahaman dan kesadaran kepada masyarakat bahwa partisipasi adalah hak masyarakat yang dijamin oleh undang undang.

2. Memperkuat Kelembagaan. Kedua kita perlu untuk memperkuat kelembagaan yang menjadi ruang suara atau partisipasi masyarakat desa, kelembagaan ini bisa BPD, atau pun ruang kelembagaan lain yang sudah ada di desa, mulai dari tingkat RT dan RW.

3. Menciptakan mekanisme partisipasi masyarakat. Ketiga kita perlu membangun satu mekanisme partisipasi masyarakat yang memungkinkan warga untuk dapat terlibat secara aktif, bebas dan bermakna dalam setiap program dan rencana pembangunan.

4. Menggunakan Inovasi Teknologi. Keempat cara meningkatkan partisipasi masyarakat dapat dilakukan dengan membuat inovasi berbasis teknologi di dalam menampung atau menciptakan ruang partisipasi masyarakat. Bisa dengan membuat kotak saran dan aduan di website desa, atau membuat layanan partisipasi masyarakat berbasis sosial media dan grup warga desa.

5. Membuat ruang partisipasi alternatif. Kelima kita bisan membuat ruang partisipasi alternatif, misalnya dengan membuat forum-forum khusus yang ada di desa, seperti kelompok petani, peternak, pemuda, kelompok perempuan dan lain sebagainya.

6. Memberikan pendidikan dan pelatihan. Keenam, kita perlu mengadakan pendidikan dan pelatihan mengenai pentingnya partisipasi masyarakat dan bagaimana cara menyampaikan dan turut aktif berpartisipasi dalam pembangunan desa.

Kesimpulan

Partisipasi masyarakat sangat penting, begitu juga pemerintah desa yang mau terbuka terhadap peran aktif masyarakat dalam pembangunan desa. Keduanya menjadi satu komponen yang tidak boleh dipisahkan.

Persoalannya kita sering kali menemukan kondisi tidak ideal. Oleh sebab itu, kita perlu melakukan berbagai Cara Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Desa. Dengan cara yang telah kita bahas di atas, harapannya ruang partisipasi dapat tercipta dan meningkat.

Demikian pembahasan kali ini, semoga pembahan mengenai Cara Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Desa bermanfaat dan dapat diaplikasikan di desa sahabat sekalian. Salam. Ari Sedesa.id

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Previous Post

Membuat Youtube Desa Sebagai Media Promosi Gratis Di Era Digital

Next Post

BUMDes Usaha Kebutuhan Pangan Sayur dan Buah

Ryan Ariyanto

Ryan Ariyanto

Ryan Ariyanto, S.E., M.M. adalah praktisi dan trainer di bidang pengembangan sumber daya manusia desa, ekonomi kerakyatan, dan pariwisata berbasis komunitas. Lulusan S1 Manajemen Sumber Daya Manusia dan S2 Magister Manajemen Pariwisata, dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam pendampingan BUMDes, desa wisata, koperasi, ekonomi kreatif, serta pelatihan digital marketing dan penguatan kelembagaan desa. Aktif sebagai peneliti di Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM dan pengelola platform edukasi sedesa.id.

Related Posts

Praktisi sedesa.id Dampingi Warga Muting Merauke Bangun Kelembagaan Ekonomi Kawasan
Berita Desa

Praktisi sedesa.id Dampingi Warga Muting Merauke Bangun Kelembagaan Ekonomi Kawasan

by Ryan Ariyanto
Oktober 9, 2026
0

Kawasan Transmigrasi Muting di Merauke, Papua Selatan, menyimpan kekayaan alam yang luar biasa. Namun, besarnya potensi ini belum berbanding lurus...

Read moreDetails
Sedesa.id Pengembangan Kelembagaan Ekonomi Lokal di Merauke
Berita Desa

Memperkuat Kelembagaan Ekonomi Kawasan: Tim 16 TEP UGM & Warga Petakan Aset Produktif di Muting

by Ryan Ariyanto
Oktober 9, 2026
0

Kawasan Transmigrasi Muting, Merauke, menyimpan potensi ekonomi lokal yang masif namun belum terintegrasi secara maksimal. Merespons kondisi tersebut, Tim Ekspedisi...

Read moreDetails
Kuliner 24 Jam di Yogyakarta Rekomendasi Tempat Makan Malam di Jogja
Catatan Penulis

Kuliner 24 Jam di Yogyakarta Rekomendasi Tempat Makan Malam di Jogja

by Ryan Ariyanto
Januari 11, 2026
0

Sedesa.id Yogyakarta tidak pernah benar-benar tidur. Banyak wisatawan yang bilang bahwa salah satu pesona terbaik kota ini justru muncul saat...

Read moreDetails

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Archive

Most commented

Foto Baju Adat Jawa di Jogja: Lokasi dan Cara Sewa Baju Adatnya!

Praktisi sedesa.id Dampingi Warga Muting Merauke Bangun Kelembagaan Ekonomi Kawasan

Memperkuat Kelembagaan Ekonomi Kawasan: Tim 16 TEP UGM & Warga Petakan Aset Produktif di Muting

Cara Menyeduh Kopi Robusta Wonosobo agar Rasa Smooth dan Tidak Pahit

Strategi Promosi Digital untuk Desa Wisata Agar Ramai Pengunjung

5 Desa Wisata di Jawa Tengah yang Wajib Dikunjungi Akhir Pekan Ini

  • About us
  • Terms of service
  • Privacy Policy
Call us: 085643190105

Sedesa.id © 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Panduan Praktis
    • Koperasi
    • Materi dan Publikasi
    • BUMDes
    • Peluang Usaha
  • Tentang Ryan
  • Catatan Penulis
  • Digital Marketing
  • Nalara Kopi
  • Kabar & Agenda
    • Sedesa TV
  • Pelatihan & Konsultasi
    • Pelatihan Wisata Berkelanjutan
    • Pelatihan Pasar Rakyat

Sedesa.id © 2026

Eksplorasi konten lain dari sedesa.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca