• Call: +6285643190105
  • E-mail: sapasedesa@gmail.com
  • Login
  • Register
Education Blog
  • Desa
    • Koperasi
    • BUMDes
    • Peluang Usaha
    • Materi dan Publikasi
  • Digital Marketing
  • Nalara Kopi
  • Sedesa TV
  • Layanan
    • Pelatihan Wisata Berkelanjutan
    • Pelatihan Pasar Rakyat
No Result
View All Result
sedesa.id
No Result
View All Result
Home PUSTAKA Catatan Penulis

Setiap Keluarga Harus Memiliki Kebun Sayur Sendiri

Ryan Ariyanto by Ryan Ariyanto
Agustus 28, 2020
in Catatan Penulis, Desa
0
Setiap Keluarga Harus Memiliki Kebun Sayur Sendiri
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on TekegranShare on Tekegran

Sedesa.id Setiap Keluarga Harus Memiliki Kebun Sayur Sendiri. Kebun Sayur Keluarga, setiap rumah harus memiliki kebun sayur keluarga. Kebun sayur organik dengan pupuk organik buatan mereka sendiri.

Adalah program memanraatkan setiap jengkal tanah pekarangan rumah untuk dijadikan Kebun Sayur dan buah-buahan. llarus diutamakan jenis sayur dan buah yang bisa tumbuh cepat sehingga warga desa bisa memetiknya sebagai suplai makanan keluarga menghadapi kelambatan ekonomi akibat Corona.

RelatedPosts

Kuliner 24 Jam di Yogyakarta Rekomendasi Tempat Makan Malam di Jogja

Bagaimana Menilai & Memilih Desa Wisata untuk Liburan

Perjalanan “Slow Travel” ke Desa Wisata: Panduan 2–3 Hari untuk Menyelami Ketenangan & Kehidupan Desa

Keunggulan program ini adalah:

  1. Menekan pengeluaran keluarga karena tinggal memetik sayur di kebun
    sendiri untuk asupan makan keluarga. Coba saja hitung, jika satu KK membelanjakan Rp 10 ribu per hari untuk belanja sayur, maka jika Desa Anda dihuni 4000 KK. Setiap pagi warga desa mengeluarkan Rp. 40 juta hanya untuk sayur. Sebulan mencapai Berapa?
  2. Sayur yang ditanam warga jauh lebih Sehat karena dirawat dengan baik dan tumbuh dengan pupuk organik.
  3. Pupuk organik dibuat sendiri olah setiap keluarga berbahan sampah organik sisa dapur para ibu rumah tangga dan kotoran hewan. Desa atau kalurahan akan memfasilitasi Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Super Cepat yang telah diprogramkan dalam APBD.
  4. Jika surplus sayur bisa dijual ke tetangga atau ke pasar.
  5. Warga menjadi terbiasa mengatasi pentingnya mencukupi kebutuhan dasar dari setiap jengkal tanah yang mereka punya. Ini adalah kesadaran awal menuju Desa Mandiri Pangan.
  6. Membiasakan warga untuk mengutamakan produk makanan yang tumbuh di tanah mereka sendiri ketimbang bahan makanan dari luar desa. Kelak ini akan menjadi budaya Beli Produk Desa Sendiri.

Bagaimana caranya setiap ibu rumah tangga di desa bisa menciptakan pupuk organik sendiri dengan sederhana, mudah dan dalam waktu satu jam?

Desaraya telah mengembangkan Teknologi Mikroba Konsorsium yang mampu merubah sampah organik dan
kotoran hewan menjadi pupuk organik dalam waktu kurang dari satu jam dengan cara yang sederhana bagi semua orang,

Dengan begitu sudah tidak ada lagi masalah sampah organik rumah tangga sekaligus menjadikan sampah sebagai manfaat bagi keluarga dengan cara yang mudah. murah dan Cepat.

Mengubah Sampah Organik Menjadi Media Tanam dan Pupuk Dalam Satu Jam

Pembuatan Pupuk Organik dalam Sutu Jam hampir samu dengan Pembuaran Pakan Ternak Berbahan Sampah Organik dalum Satu Jam. Agar Pembuatan pupuk Organik dan Pakan Ternak berbahan sampah organik bisa dilakukan seluruh warga desa maka Pemerintah Desa harus memfasilitasi pelatihan bagi Gapoktan, Karang Taruna dan para ibu rumah tangga. Umumnya semua desa telah memiliki agenda pelatihan ini dalam APBDes mereka.

Pelatihan Pembuatan pupuk Organik dalam Satu Jam bisa dilakukan tanpa perlu mengundang peserta terlalu banyak karena kondisi sekarang ini tidak boleh menciptakan kerumunan.

Maka, Pelatihan juga harus di kemas dalam bentuk video yang bisa disebarkan pada seluruh warga desa melalui jejaring Social Media dan Media Desa. Untuk mempercepat kesadaran warga mengenai pentingnya membangun kebun sayur, maka Pemerintah Desa harus menciptakan Demplot percontohan misalnya pada setiap dusun atau RT.

Silakan pelajari selengkapnya tema Setiap Keluarga Harus Memiliki Kebun Sayur Sendiri di dalam majalah desa raya. Silakan Download Majalah Desa Raya melalui klik tautan berikut: Download Majalah Desa Raya.

Semoga pembahasan kali ini mengenai Setiap Keluarga Harus Memiliki Kebun Sayur Sendiri dapat dijadikan bahan bacaan bagi sahabat sekalian, jika desa sahabat ingin membuat majalah atau mempromosikan melalui majalah desa dapat menghubungi kami. Terima kasih. Salam. Ari Sedesa.id

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Previous Post

Membangun Benteng Pangan Berbasis Keluarga

Next Post

Menjadi Desa Kreatif Dengan Memenuhi Kebutuhan Sendiri

Ryan Ariyanto

Ryan Ariyanto

Ryan Ariyanto, S.E., M.M. adalah praktisi dan trainer di bidang pengembangan sumber daya manusia desa, ekonomi kerakyatan, dan pariwisata berbasis komunitas. Lulusan S1 Manajemen Sumber Daya Manusia dan S2 Magister Manajemen Pariwisata, dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam pendampingan BUMDes, desa wisata, koperasi, ekonomi kreatif, serta pelatihan digital marketing dan penguatan kelembagaan desa. Aktif sebagai peneliti di Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM dan pengelola platform edukasi sedesa.id.

Related Posts

Kuliner 24 Jam di Yogyakarta Rekomendasi Tempat Makan Malam di Jogja
Catatan Penulis

Kuliner 24 Jam di Yogyakarta Rekomendasi Tempat Makan Malam di Jogja

by Ryan Ariyanto
Januari 11, 2026
0

Sedesa.id Yogyakarta tidak pernah benar-benar tidur. Banyak wisatawan yang bilang bahwa salah satu pesona terbaik kota ini justru muncul saat...

Read moreDetails
Bagaimana Menilai & Memilih Desa Wisata untuk Liburan
Catatan Penulis

Bagaimana Menilai & Memilih Desa Wisata untuk Liburan

by Ryan Ariyanto
Desember 21, 2025
0

Sedesa.id Desa wisata kini menjadi pilihan liburan favorit bagi banyak wisatawan yang ingin menikmati suasana yang lebih tenang, alami, dan...

Read moreDetails
Sedesa.id Slow Travel
Catatan Penulis

Perjalanan “Slow Travel” ke Desa Wisata: Panduan 2–3 Hari untuk Menyelami Ketenangan & Kehidupan Desa

by Ryan Ariyanto
Desember 6, 2025
0

Sedesa.id Kalau kamu bosan dengan liburan kilat yang hanya “foto–makan–pulang”, mungkin saatnya mencoba pendekatan berbeda: slow travel ke desa wisata....

Read moreDetails

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Archive

Most commented

Download Buku Tamu Koperasi untuk Koperasi Umum dan KOPDES Merah Putih

Download Buku Notulen Rapat Pengurus Koperasi untuk Koperasi Umum dan KOPDES Merah Putih

Download Buku Notulen Rapat Anggota Koperasi untuk Koperasi dan Koperasi Desa Merah Putih

Rekrutmen SPPI–KDKMP 2026: Syarat dan Cara Daftar Serta Hal yang Perlu Dipahami

Download Buku Daftar Pengawas Koperasi: Pengertian, Fungsi, Format, dan Administrasi Untuk Koperasi Desa Merah Putih

Download Buku Daftar Pengurus Koperasi: Pengertian, Fungsi, Format, dan Format Untuk Koperasi Desa Merah Putih

Seedbacklink
  • About us
  • Terms of service
  • Privacy Policy
Call us: 085643190105

Sedesa.id © 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Desa
    • Koperasi
    • BUMDes
    • Peluang Usaha
    • Materi dan Publikasi
  • Digital Marketing
  • Nalara Kopi
  • Sedesa TV
  • Layanan
    • Pelatihan Wisata Berkelanjutan
    • Pelatihan Pasar Rakyat

Sedesa.id © 2025

Eksplorasi konten lain dari sedesa.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca