• Call: +6285643190105
  • E-mail: sapasedesa@gmail.com
  • Login
  • Register
Education Blog
  • Panduan Praktis
    • Koperasi
    • Materi dan Publikasi
    • BUMDes
    • Peluang Usaha
  • Tentang Ryan
  • Catatan Penulis
  • Digital Marketing
  • Nalara Kopi
  • Kabar & Agenda
    • Sedesa TV
  • Pelatihan & Konsultasi
    • Pelatihan Wisata Berkelanjutan
    • Pelatihan Pasar Rakyat
No Result
View All Result
sedesa.id
No Result
View All Result
Home Kabar & Agenda Berita Desa

Kabupaten Murung Raya Gandeng PUSEKRA UGM, Susun Peta Jalan Ekonomi Kreatif Berbasis Potensi Lokal

Ryan Ariyanto by Ryan Ariyanto
Oktober 17, 2025
in Berita Desa, PUSTAKA
0
Kabupaten Murung Raya Gandeng PUSEKRA UGM, Susun Peta Jalan Ekonomi Kreatif Berbasis Potensi Lokal
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on TekegranShare on Tekegran

Sedesa.id Puruk Cahu, 15 Oktober 2025 — Kabupaten Murung Raya terus berupaya mengembangkan potensi lokalnya melalui sektor ekonomi kreatif. Upaya tersebut diwujudkan dengan penyusunan Rencana Induk Pengembangan Ekonomi Kreatif (RINDEKRAF) yang digarap bersama Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan Universitas Gadjah Mada (PUSEKRA UGM). Kolaborasi ini dipimpin oleh Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Murung Raya, ditandai dengan kegiatan Pemaparan Laporan Pendahuluan dan Focus Group Discussion di Aula Cahai Ondui Tingang, Gedung B Kantor Bupati Murung Raya, Selasa (14/10).

Tim peneliti PUSEKRA UGM hadir langsung dari Yogyakarta. Rombongan dipimpin oleh Dr. Dumairy, bersama Ariyanto dan Arif Setyo Widodo. Dalam kesempatan itu, mereka menyampaikan kerangka awal pengembangan ekonomi kreatif yang menekankan pentingnya pemetaan potensi lokal, penguatan daya saing UMKM, serta integrasi pariwisata berbasis kearifan lokal.

RelatedPosts

Foto Baju Adat Jawa di Jogja: Lokasi dan Cara Sewa Baju Adatnya!

Praktisi sedesa.id Dampingi Warga Muting Merauke Bangun Kelembagaan Ekonomi Kawasan

Memperkuat Kelembagaan Ekonomi Kawasan: Tim 16 TEP UGM & Warga Petakan Aset Produktif di Muting

Asisten III Sekretariat Daerah Murung Raya, Andri Raya, menegaskan bahwa kerja sama dengan UGM merupakan langkah penting untuk memastikan kebijakan daerah berbasis kajian akademik. “Murung Raya memiliki potensi besar dalam bidang ekonomi kreatif. Dengan pendampingan dari PUSEKRA UGM, kami berharap perencanaan ini menjadi peta jalan nyata yang membuka lapangan kerja, menguatkan UMKM, dan menumbuhkan pariwisata berbasis budaya lokal,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Kepala Bapperida Murung Raya, Reyzal Samat, yang menekankan pentingnya kehadiran akademisi dalam penyusunan dokumen perencanaan. “Kami tidak ingin perencanaan hanya berhenti di atas kertas. Dengan dukungan PUSEKRA UGM, hasil akhirnya diharapkan bisa langsung diterapkan dalam program pembangunan daerah,” jelasnya.

Dalam paparannya, Dr. Dumairy menjelaskan bahwa PUSEKRA UGM akan mendampingi Murung Raya melalui serangkaian langkah. Pendampingan ini dimulai dari pemetaan subsektor ekonomi kreatif berbasis budaya, sumber daya alam, dan inovasi masyarakat. Selanjutnya dilakukan analisis daya saing dan strategi pasar agar produk kreatif Murung Raya mampu berkembang hingga skala nasional. PUSEKRA UGM juga menyiapkan perumusan kebijakan yang selaras dengan RPJMD Murung Raya 2025–2029 dan mendukung misi pembangunan nasional. Tidak hanya itu, pendampingan berkelanjutan akan dilakukan melalui workshop, FGD, dan pelatihan bagi pelaku usaha serta perangkat daerah.

“Ekonomi kreatif bukan hanya tren, melainkan ruang bagi masyarakat untuk berinovasi sekaligus menegaskan identitas budaya. Murung Raya punya modal sosial yang kuat, dan kami ingin membantu mengembangkannya agar bisa memberi manfaat ekonomi nyata,” jelas Dr. Dumairy.

Melalui penyusunan RINDEKRAF, pemerintah daerah berharap sektor ekonomi kreatif mampu menjadi motor pembangunan baru yang inklusif dan berkelanjutan. Ke depan, rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan survei, diskusi kelompok, hingga lokakarya di tingkat lokal agar dokumen yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Menutup kegiatan, Dr. Dumairy menegaskan bahwa PUSEKRA UGM tidak hanya fokus mendampingi Murung Raya, tetapi juga terbuka untuk bekerja sama dengan kabupaten dan daerah lain di Indonesia yang ingin mengembangkan potensi ekonomi kreatifnya. “Kami percaya, dengan sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat, ekonomi kreatif bisa menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan Indonesia,” pungkasnya.

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Previous Post

Cara BUMDes Melakukan Inovasi untuk Kemajuan Desa

Next Post

DLH Kabupaten Tangerang: Pelindung Lingkungan di Pusat Pembangunan

Ryan Ariyanto

Ryan Ariyanto

Ryan Ariyanto, S.E., M.M. adalah praktisi dan trainer di bidang pengembangan sumber daya manusia desa, ekonomi kerakyatan, dan pariwisata berbasis komunitas. Lulusan S1 Manajemen Sumber Daya Manusia dan S2 Magister Manajemen Pariwisata, dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam pendampingan BUMDes, desa wisata, koperasi, ekonomi kreatif, serta pelatihan digital marketing dan penguatan kelembagaan desa. Aktif sebagai peneliti di Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM dan pengelola platform edukasi sedesa.id.

Related Posts

FotoBajuAdatJogja
Berita Desa

Foto Baju Adat Jawa di Jogja: Lokasi dan Cara Sewa Baju Adatnya!

by Ryan Ariyanto
Oktober 26, 2026
0

Pernah lihat feed teman yang pakai kebaya dan beskap dengan latar Jogja tempo dulu, lalu diam-diam kepikiran, "Kok bagus banget,...

Read moreDetails
Praktisi sedesa.id Dampingi Warga Muting Merauke Bangun Kelembagaan Ekonomi Kawasan
Berita Desa

Praktisi sedesa.id Dampingi Warga Muting Merauke Bangun Kelembagaan Ekonomi Kawasan

by Ryan Ariyanto
Oktober 9, 2026
0

Kawasan Transmigrasi Muting di Merauke, Papua Selatan, menyimpan kekayaan alam yang luar biasa. Namun, besarnya potensi ini belum berbanding lurus...

Read moreDetails
Sedesa.id Pengembangan Kelembagaan Ekonomi Lokal di Merauke
Berita Desa

Memperkuat Kelembagaan Ekonomi Kawasan: Tim 16 TEP UGM & Warga Petakan Aset Produktif di Muting

by Ryan Ariyanto
Oktober 9, 2026
0

Kawasan Transmigrasi Muting, Merauke, menyimpan potensi ekonomi lokal yang masif namun belum terintegrasi secara maksimal. Merespons kondisi tersebut, Tim Ekspedisi...

Read moreDetails

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Archive

Most commented

Foto Baju Adat Jawa di Jogja: Lokasi dan Cara Sewa Baju Adatnya!

Praktisi sedesa.id Dampingi Warga Muting Merauke Bangun Kelembagaan Ekonomi Kawasan

Memperkuat Kelembagaan Ekonomi Kawasan: Tim 16 TEP UGM & Warga Petakan Aset Produktif di Muting

Cara Menyeduh Kopi Robusta Wonosobo agar Rasa Smooth dan Tidak Pahit

Strategi Promosi Digital untuk Desa Wisata Agar Ramai Pengunjung

5 Desa Wisata di Jawa Tengah yang Wajib Dikunjungi Akhir Pekan Ini

  • About us
  • Terms of service
  • Privacy Policy
Call us: 085643190105

Sedesa.id © 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Panduan Praktis
    • Koperasi
    • Materi dan Publikasi
    • BUMDes
    • Peluang Usaha
  • Tentang Ryan
  • Catatan Penulis
  • Digital Marketing
  • Nalara Kopi
  • Kabar & Agenda
    • Sedesa TV
  • Pelatihan & Konsultasi
    • Pelatihan Wisata Berkelanjutan
    • Pelatihan Pasar Rakyat

Sedesa.id © 2026

Eksplorasi konten lain dari sedesa.id

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca